Pipis sembarang, kawasan Malioboro bau pesing

Sabtu, 03 Agustus 2013 - 02:12 WIB
Pipis sembarang, kawasan...
Pipis sembarang, kawasan Malioboro bau pesing
A A A
Sindonews.com - Bau pesing di kawasan Malioboro, terutama di sekitar Ngejaman hingga titik nol menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Pasalnya, hingga sekarang pemkot belum menemukan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Masih rendahnya kesadaran warga terhadap kebersihan Malioboro diduga menjadi penyebabnya. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Yogyakarta Irfan Susilo.

Pihaknya mengklaim, sudah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi permasalahan bau pesing di Malioboro. Seperti penyediaan fasilitas toilet umum. Namun karena persoalan ini tidak terlepas dari perilaku individu, sehingga belum bisa memecahkan persolan bau pesing itu.

“Belum maksimal upaya ini, tidak terlepas dari perilaku dan rendahnya kesadaran untuk menjaga dan memiliki Malioboro, terutama untuk tidak kencing sembarangan,” ungkap Irfan, kepada wartawan, Jumat (2/8/2013).

Menurut Irfan, untuk menjaga agar Malioboro tetap bersih dan tidak bau pesing saat libur Lebaran, selain dengan mengimbau agar tidak kecing sembarang, tetapi di tempat yang sudah disediakan, juga dengan melakukan penyemprotan air di kawasan Malioboro. Untuk penyemprotan sendiri, sudah dilaksanakan Kamis 1 Agustus 2013 malam.

“Untuk penyemprotan sendiri akan lebih kami fokuskan lagi di Ngejaman hingga titik nol, sebab biasanya di kawasan itu yang sering dikeluhkan bau pesing bagi pengunjung,” terangnya.

Irfan menjelaskan, perilaku kencing sembarang ini biasanya dilakukan saat aktivitas Malioboro sepi. Sehingga hal ini yang menjadi salah satu kendala, dalam menegakkan kebijakan soal larangan kencing sembarang di kawasan Malioboro, termasuk memberikan sanksi kepada mereka yang melakukan tindakan tersebut.

“Tetapi kami tetap akan tegas jika mengetahui ada orang yang melanggar ketentuan tersebut,” janjinya.
(san)
Berita Terkait
Meluruskan Mitos Seputar...
Meluruskan Mitos Seputar Osteoporosis
Tes Masif Terus Intensifikasi,...
Tes Masif Terus Intensifikasi, Masyarakat Diminta Menerapkan Protokol Kesehatan
Kapolres Lahat Panen...
Kapolres Lahat Panen Raya di Desa Pagar Ruyung
Peduli Lansia, Ketua...
Peduli Lansia, Ketua K3S Denpasar Serahkan Bantuan Kursi Roda.
KPU Kota Denpasar Bersinergi...
KPU Kota Denpasar Bersinergi dengan Kominfos dan Humas Pemkot Denpasar
Tiga Bulan Dibentuk,...
Tiga Bulan Dibentuk, Kinerja Tim Implementasi MoU Helshinki Dipertanyakan
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Macet Mengerikan...
6 Fakta Macet Mengerikan Hingga 17 Jam di Kawasan Puncak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved