Walhi desak moratorium pembangunan properti di Bandung

Sabtu, 27 Juli 2013 - 13:18 WIB
Walhi desak moratorium...
Walhi desak moratorium pembangunan properti di Bandung
A A A
Sindonews.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Wali) Jawa Barat menyoroti makin banyaknya pembangunan properti di Kota Bandung. Hal itu menyusul sedang tumbuh dan berkembangnya dunia bisnis di bumi pariangan ini.

Mereka membangun sarana komersial seperti hotel, apartemen, kondominium, perumahan mewah, pusat perbelanjaan, restoran, serta sarana komersial lainnya.

Beberapa wilayah yang pembangunan bisnis propertinya pesat, diantaranya kawasan Lapangan Gasibu, Lapangan Jalan Lodaya, Pasirjaya Regol, Rancabentang, Ciumbuleuit, dan Kawasan Bandung Utara (KBU).

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat Dadan Ramdan mengatakan, belajar dari pengalaman sebelumnya, kebijakan pembangunan sarana bisnis komersial menyimpan sejumlah masalah.

Permasalahan itu diantaranya praktik alih fungsi kawasan lindung dan resapan air, penggusuran, konflik sosial warga, bahkan berujung kriminalisasi oleh Pemkot Bandung, dan para pengembang.

"Ke depan, bencana ekologis Kota Bandung akan semakin nyata. Karena, daya dukung dan daya tampung lingkungan semakin berkurang," ujar Dadan, di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2013).

Selain itu, berbagai pembangunan itu akan berdampak pada meluasnya ancaman konflik sosial, penggusuran warga, hingga banjir di Kota Bandung. Kehadiran sarana komersil pun turut menjadi penyebab kemacetan, dan menambah beban polusi udara serta emisi karbon, dan suhu udara akan semakin panas.

"Dan itu tidak berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan warga Kota Bandung," keluhnya.

Walhi memandang, kebijakan tata ruang wilayah ke depan jangan mementingkan pengembangan bisnis properti yang hanya menguntungkan segelintir pengusaha dan makelar. Tetapi, kebijakan juga harus mementingkan kepentingan perlindungan ruang hidup ekologis dan kepentingan publik.

"Kami mendesak moratorium pembangunan hotel, mall, kondominium, apartemen, dan sarana komersil lainnya," tegas Dadan.

Walhi juga mendesak Wali Kota Bandung periode 2013-2018 Ridwan Kamil menjalankan agenda moratorium pembangunan sarana komersil hotel, apartemen, mall, dan restauran, serta melaksanakan janjinya melindungi warga dengan memenuhi minimal 30 persen ruang terbuka hijau dari luas wilayah Kota Bandung.

"Kami mendesak Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melakukan revisi kebijakan RTRW Kota Bandung 2010-2030. Kami juga mengajak warga Kota Bandung untuk terlibat aktif mengawasi berbagai pembangunan di Kota Bandung," ajaknya.

Terakhir, sambungnya, Walhi juga mendesak Pemkot Bandung dan BPPT Kota Bandung, membuka akses informasi terkait kebijakan Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) dan rencana pembangunan sarana-sarana komersil di wilayah kecamatan yang masih sulit diakses warga.
(san)
Berita Terkait
Mulai Bulan Mei Pemkot...
Mulai Bulan Mei Pemkot Bandung akan Terapkan Braga Free Vehicle
Pemkot Bandung Ungkap...
Pemkot Bandung Ungkap Kemungkinan PSBB di Bandung Raya
Vaksinasi Covid-19 Tenaga...
Vaksinasi Covid-19 Tenaga Pendidik Kota Bandung Mencapai 50 Persen
Oded: Ramadhan dan Pandemi,...
Oded: Ramadhan dan Pandemi, Inovasi Tak Boleh Berhenti
Pemkot Bandung Segera...
Pemkot Bandung Segera Cari Solusi Penanganan Kebun Binatang Bandung
Pulihkan Ekonomi dengan...
Pulihkan Ekonomi dengan Akselerasi Revolusi Industri 4.0
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
59 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved