Atasi kemacetan, Polda Metro Jaya bentuk tim khusus
Rabu, 24 Juli 2013 - 15:32 WIB
Atasi kemacetan, Polda Metro Jaya bentuk tim khusus
A
A
A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya akhirnya turun tangan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang sudah terjadi selama dua pekan belakangan ini.
Bahkan, Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk mengurai kemacetan yang terjadi dikarenakan pembangunan jalan tol dan aktivitas bongkar muat yang lama tersebut.
Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum AKBP Hindarsono mengatakan, pihaknya sudah membuat tim khusus untuk mengatur lalu lintas di kawasan tersebut agar tidak semakin parah.
"Petugas sudah kami kerahkan. Penjagananya dilakukan siang dan malam. Selain adanya aktivitas ekspor Impor, kemacetan panjang ini juga disebabkan perbaikan jalan di sepanjang jalan menuju pelabuhan," katanya di Jakarta, Rabu (24/7/2013).
Dia melanjutkan, kemacetan juga dikarenakan adanya pembuatan jalan tol mulai dari jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, hingga kendaraan semakin sempit untuk melintas. Sementara itu, antrean kontainer yang memarkirkan kendaraannya di sepanjang jalan menuju Pelabuhan dikarenakan tidak cukupnya tempat parkir yang disediakan.
Maka itu, kata dia, menjelang Lebaran terus terjadi peningkatan aktivitas bongkar muat kontainer, yakni dari rata-rata 4.500 hingga 5.000 truk menjadi sekira 6.000 truk.
"Kami melihat memang agak sulit karena penyempitan jalan tersebut, untuk itu tim akan ditugaskan mengurai kemacetan," tegasnya.
Selain itu, kata Hindarsono, pihaknya akan menertibkan kendaraan yang parkir disepanjang jalan tersebut. Pasalnya, bila ada kendaraan parkir maka jalan akan semakin menyempit. "Kami juga menertibkan parkir disepanjang jalan itu," ujarnya.
Bahkan, Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk mengurai kemacetan yang terjadi dikarenakan pembangunan jalan tol dan aktivitas bongkar muat yang lama tersebut.
Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum AKBP Hindarsono mengatakan, pihaknya sudah membuat tim khusus untuk mengatur lalu lintas di kawasan tersebut agar tidak semakin parah.
"Petugas sudah kami kerahkan. Penjagananya dilakukan siang dan malam. Selain adanya aktivitas ekspor Impor, kemacetan panjang ini juga disebabkan perbaikan jalan di sepanjang jalan menuju pelabuhan," katanya di Jakarta, Rabu (24/7/2013).
Dia melanjutkan, kemacetan juga dikarenakan adanya pembuatan jalan tol mulai dari jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, hingga kendaraan semakin sempit untuk melintas. Sementara itu, antrean kontainer yang memarkirkan kendaraannya di sepanjang jalan menuju Pelabuhan dikarenakan tidak cukupnya tempat parkir yang disediakan.
Maka itu, kata dia, menjelang Lebaran terus terjadi peningkatan aktivitas bongkar muat kontainer, yakni dari rata-rata 4.500 hingga 5.000 truk menjadi sekira 6.000 truk.
"Kami melihat memang agak sulit karena penyempitan jalan tersebut, untuk itu tim akan ditugaskan mengurai kemacetan," tegasnya.
Selain itu, kata Hindarsono, pihaknya akan menertibkan kendaraan yang parkir disepanjang jalan tersebut. Pasalnya, bila ada kendaraan parkir maka jalan akan semakin menyempit. "Kami juga menertibkan parkir disepanjang jalan itu," ujarnya.
(mhd)