Makanan kadaluarsa 2 tahun lalu masih dijual

Rabu, 24 Juli 2013 - 15:13 WIB
Makanan kadaluarsa 2...
Makanan kadaluarsa 2 tahun lalu masih dijual
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, hari ini menggelar razia kesejumlah los di pasar sentral Bone.

Dalam razia tersebut, BPOM Bone menemukan ratusan botol bahan kue, dan sejumlah bahan makanan yang sudah kadaluarsa. Bahan kue dan makanan yang ditemukan itu, ada yang masa kedaluarsanya sudah lebih dari dua tahun. Sehingga, barang-barang tersebut langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar.

Bahkan, bahan kue dan bahan makanan yang ditemukan ada yang sudah bocor dan rusak digigit tikus. Bahan makanan tersebut, berupa kecap, saos lombok, mentega, susu, biskuit, coklat, dan berbagai bahan makanan lainnya. Namun yang paling banyak didapati adalah bahan kue yang mencapai ratusan botol dari berbagai merek.

Ironisnya lagi, bahan makanan yang telah kedaluarsa dan rusak tersebut, masih dipajang oleh pedagang. Sehingga, petugas langsung menyita dan memusnahkannya.

Seorang pedagang sempat berdebat dengan petugas BPOM, karena menolak barangnya dimusnahkan. Pedagang tersebut meminta, agar petugas BPOM setiap bulan datang untuk memeriksa barang-barangnya.

Namun, petugas BPOM mengatakan bahwa tugasnya hanya untuk mengingatkan pedagang agar selalu memeriksa dan memperhatikan barang dagangannya agar barang yang sudah kedaluarsa tidak dijual lagi. Karena, dikhawatirkan barang-barang yang telah kedaluarsa tersebut dijual kembali.

Maka, petugas BPOM langsung memusnahkan barang barang tersebut. Karena, disamping sudah kedaluarsa, dan berubah warna. Juga, ada barang yang kemasannya sudah rusak. Sehingga, tidak layak lagi untuk dikonsumsi. Pemusnahan tersebut dilakukan dengan cara dibakar di tempat yang disaksikan oleh pemiliknya.

Kasi Pengawasan Peredaran Obat dan Makanan Dinkes Bone Zohra Ros mengimbau, kepada para konsumen agar teliti dalam membeli bahan makanan. Terutama pada tanggal kedaluarsanya, sehingga bahan-bahan yang dibeli tersebut aman untuk dikonsumsi.
(san)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
2 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
3 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved