2 terduga teroris ditembak mati, Kapolda bungkam
Senin, 22 Juli 2013 - 13:09 WIB
2 terduga teroris ditembak mati, Kapolda bungkam
A
A
A
Sindonews.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Unggung Cahyono menolak memberi keterangan terkait penembakan empat orang terduga teroris di warung makan Jalan Raya Pahlawan, Kelurahan/Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.
"Boleh ambil gambar, tapi keterangan langsung Mabes Polri saja," ujar Unggung, sambil masuk ke dalam kendaraan dinas, Senin (22/7/2013).
Didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Wisnu Hermawan Februanto, Unggung melakukan cek lokasi penembakan. Yakni sebuah warung makan seluas 6X4 meter yang berada di pinggir jalan.
Lantai keramik lokasi penembakan masih terlihat basah. Aroma amis darah masih menyengat. Beberapa orang belum lama membersihkan genangan darah salah seorang terduga teroris yang tertembak mati di lokasi dengan seember air bercampur sabun.
"Di sini lokasi penembakan. Dan beberapa lainnya dilumpuhkan di sana," tutur Kapolres Tulungagung Wisnu, memberi keterangan kepada Kapolda Unggung sembari menunjuk ke trotoar dan jalan yang telah diberi tanda lingkaran putih oleh petugas.
Selain menembak mati bagian kepala dari jarak sekitar satu meter, petugas Densus 88 juga menembak terduga teroris lain tepat di bagian dada. Sementara dua terduga lainnya, menderita luka di bagian kaki.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, dua orang tewas terduga yang tewas bernama Dayat dan Riza. Keduanya merupakan warga Medan, Sumatera Utara.
Sedangkan dua orang terluka yang masih hidup bernama Mugi Hartanto, warga Desa Gambiran, Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Sedang terduga lainnya bernama Sapari, warga Desa Penjor, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.
"Boleh ambil gambar, tapi keterangan langsung Mabes Polri saja," ujar Unggung, sambil masuk ke dalam kendaraan dinas, Senin (22/7/2013).
Didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Wisnu Hermawan Februanto, Unggung melakukan cek lokasi penembakan. Yakni sebuah warung makan seluas 6X4 meter yang berada di pinggir jalan.
Lantai keramik lokasi penembakan masih terlihat basah. Aroma amis darah masih menyengat. Beberapa orang belum lama membersihkan genangan darah salah seorang terduga teroris yang tertembak mati di lokasi dengan seember air bercampur sabun.
"Di sini lokasi penembakan. Dan beberapa lainnya dilumpuhkan di sana," tutur Kapolres Tulungagung Wisnu, memberi keterangan kepada Kapolda Unggung sembari menunjuk ke trotoar dan jalan yang telah diberi tanda lingkaran putih oleh petugas.
Selain menembak mati bagian kepala dari jarak sekitar satu meter, petugas Densus 88 juga menembak terduga teroris lain tepat di bagian dada. Sementara dua terduga lainnya, menderita luka di bagian kaki.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, dua orang tewas terduga yang tewas bernama Dayat dan Riza. Keduanya merupakan warga Medan, Sumatera Utara.
Sedangkan dua orang terluka yang masih hidup bernama Mugi Hartanto, warga Desa Gambiran, Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Sedang terduga lainnya bernama Sapari, warga Desa Penjor, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.
(san)