4 terduga teroris ditembak, 1 tewas luka di kepala
Senin, 22 Juli 2013 - 11:40 WIB
4 terduga teroris ditembak, 1 tewas luka di kepala
A
A
A
Sindonews.com - Empat orang terduga teroris dilumpuhkan dengan timah panas, di sebuah warung makan, Jalan Raya Pahlawan, Kelurahan Kedungwaru, Kota Tulungagung.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, satu orang tertembak di bagian kepala, dan tewas seketika. Sementara tiga lainnya, menderita luka parah dengan peluru bersarang di dada dan pinggang.
"Kejadian sekitar pukul 09.00 WIB. Terdengar empat kali tembakan," tutur Loso (40), seorang tukang becak yang menjadi saksi mata di lokasi kejadian, Senin (22/7/2013).
Aksi koboi itu berlangsung begitu cepat. Setelah empat orang terduga teroris tiba dengan motor Honda Win, dua mobil berisi delapan personel polisi langsung merapat.
Diduga, mereka sudah dibuntuti sejak lama. Diduga, empat terduga teroris itu usai melakukan perjalanan dari Kabupaten Bojonegoro.
Menurut Loso, empat orang tersebut tidak memberikan perlawanan. Dia juga tidak melihat adanya senpi ataupun tembakan balasan. "Saat tembakan pertama di lepas, orang-orang ini langsung semburat dari warung makan," terangnya.
Suasana pun sontak gaduh. Dua orang terduga teroris itu sempat berlindung di balik tubuh Mbak Min, pemilik warung. Namun melihat satu rekanya terkapar bersimbah darah, tiga pelaku lainnya langsung berusaha kabur ke jalan raya.
"Yang terluka di bagian pinggang dan dada itu, ditembak saat berusaha kabur. Satu diantaranya dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Sementara tiga lainnya, termasuk yang tewas dibawa mobil ke arah utara," jelasnya.
Sementara, hingga kini suasana di lokasi kejadian masih hiruk pikuk. Sejumlah polisi berjaga dengan senjata laras panjang. Saat ini, Kapolda Jawa Timur telah meluncur ke lokasi.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, satu orang tertembak di bagian kepala, dan tewas seketika. Sementara tiga lainnya, menderita luka parah dengan peluru bersarang di dada dan pinggang.
"Kejadian sekitar pukul 09.00 WIB. Terdengar empat kali tembakan," tutur Loso (40), seorang tukang becak yang menjadi saksi mata di lokasi kejadian, Senin (22/7/2013).
Aksi koboi itu berlangsung begitu cepat. Setelah empat orang terduga teroris tiba dengan motor Honda Win, dua mobil berisi delapan personel polisi langsung merapat.
Diduga, mereka sudah dibuntuti sejak lama. Diduga, empat terduga teroris itu usai melakukan perjalanan dari Kabupaten Bojonegoro.
Menurut Loso, empat orang tersebut tidak memberikan perlawanan. Dia juga tidak melihat adanya senpi ataupun tembakan balasan. "Saat tembakan pertama di lepas, orang-orang ini langsung semburat dari warung makan," terangnya.
Suasana pun sontak gaduh. Dua orang terduga teroris itu sempat berlindung di balik tubuh Mbak Min, pemilik warung. Namun melihat satu rekanya terkapar bersimbah darah, tiga pelaku lainnya langsung berusaha kabur ke jalan raya.
"Yang terluka di bagian pinggang dan dada itu, ditembak saat berusaha kabur. Satu diantaranya dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Sementara tiga lainnya, termasuk yang tewas dibawa mobil ke arah utara," jelasnya.
Sementara, hingga kini suasana di lokasi kejadian masih hiruk pikuk. Sejumlah polisi berjaga dengan senjata laras panjang. Saat ini, Kapolda Jawa Timur telah meluncur ke lokasi.
(san)