Gubernur Malut khawatir sengketa Pilgub berdarah-darah

Sabtu, 20 Juli 2013 - 00:25 WIB
Gubernur Malut khawatir...
Gubernur Malut khawatir sengketa Pilgub berdarah-darah
A A A
Sindonews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Thaib Armayin, meminta semua pihak bersabar dan menunggu hasil putusan Mahkamah Konsitusi (MK) terkait sengketa Pemilihan Gubernur Malut.

Thaib mengaku mendengar kekhawatiran banyak kalangan sengketa itu akan berkembang ke dalam situasi buruk, dan berdarah-darah, apalagi jika ada pihak yang tidak bisa menerima putusan MK nantinya.

"Saya mendengar banyak keluhan dan kekhawatiran situasi akan berkembang menjadi berdarah-darah, seperti disampaikan sejumlah pihak sebelumnya, saya pikir ada benarnya juga. Kondisi seperti itu saya yakin sama-sama tidak kita inginkan," ujar Thaib saat safari Ramadan di aula Polda Malut, Jumat (19/07/2013).

Thaib memprediksi kemungkinan MK akan memutuskan sengketa Pilgub Malut hanya berlangsung satu putaran saja, sehingga bisa menghemat anggaran. Ketidakjelasan pelaksanaan Pilgub juga terkait dengan anggaran yang diusulkan oleh KPU Malut senilai Rp37 miliar masih belum diakomodir oleh Pemprov Malut.

Dari dari semua masalah yang ada itu, yang terpenting adalah enam cagub sama-sama bisa menerima siapa pun yang kemudian diputuskan untuk menang atau pun kalah.

Sebelumnya, pasangan cagub Ahmad Hidayat Mus - Hasan Doa (AHM-DOA) mengguggat ke MK terkait perbedaan hitungan suara dengan KPUD Halut.

Sedangkan kubu pasangan cagub Hein Namotemo - Malik Ibrahim, Muhajir Albar - Sahrin Hamid (MS), pasangan cagub Samsir Andili - Benny Laos (Sabel) balik mengajukan gugatan ke MK terkait dugaan politik uang yang dilakukan oleh pasangan AHM-DOA.

MK sendiri menjadwalkan kelima gugatan cagub ini baru akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2013.

Seperti diketahui, sesuai dengan hasil Pilgub Malut putaran pertama, dua pasangan akan bertarung pada putaran kedua, yakni Ahmad Hidayat Mus - Hasan (AHM - Doa) yang diusung Partai Golkar, Hanura, PPP, dengan perolehan suara terbanyak, 163.684 suara atau 28,50 persen.

Kemudian disusul Pasangan Abdul Gani Kasuba - Natsir Taib (AGK - Mantab) yang diusung PKS, PKB dan sejumlah partai kecil dengan memperoleh 123.689 suara atau 21,54 persen.
(lns)
Berita Terkait
Husain Alting Sjah:...
Husain Alting Sjah: Pilkada adalah Pertaruhan Menyelamatkan Harkat dan Martabat Rakyat
Relawan Prabowo Dorong...
Relawan Prabowo Dorong Golkar dan Gerindra Usung Sultan Tidore-Aliong
Sultan Tidore Ajak Masyarakat...
Sultan Tidore Ajak Masyarakat Maluku Jaga Persatuan di Pilkada 2024
Kampanye di Tidore,...
Kampanye di Tidore, Sultan Husain Singgung Semangat Kepahlawanan Sultan Nuku
Pilgub Maluku Utara,...
Pilgub Maluku Utara, Asrul Rasyid Ichsan Komitmen Pengembangan Esports
Cagub Maluku Utara Husain...
Cagub Maluku Utara Husain Alting Sjah Ajak Anak Muda Aktif dalam Proses Demokrasi
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
9 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
35 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved