Sweeping FPI, polisi bantah bergerak lamban

Jum'at, 19 Juli 2013 - 17:35 WIB
Sweeping FPI, polisi...
Sweeping FPI, polisi bantah bergerak lamban
A A A
Sindonews.com - Kegiatan sweeping yang dilakukan ormas Front Pembela Islam (FPI) di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah diduga kuat karena masih adanya tempat lokalisasi yang beroperasi selama bulan Ramadan.

Atas kondisi tersebut, kepolisian dituding lamban dalam penanganan prostitusi maupun razia penyakit masyarakat (Pekat) hingga akhirnya ada ormas yang melakukan aksi sendiri.

Terkait hal tersebut, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto, membantah jika Polri dikatakan lamban dalam merazia tempat-tempat yang kerap dijadikan prostitusi tersebut.

"Buktinya, saat FPI ke sana, sudah tidak ada aktivitas. Kami memang sebelumnya melakukan penertiban," kata Agus di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2013).

Agus meyakini bahwa Polri juga sudah sering kali melakukan razia penyakit masyarakat di tempat-tempat yang terindikasi adanya praktek prostitusi.

Selain prostitusi, lanjut Agus, polisi juga merazia tempat-tempat yang menjual miras tempat praktik perjudian ilegal. Sehingga, tidak heran jika ada ormas yang harus kecewa lantaran tidak mendapati kegiatan yang dianggap sesat di lokasi yang disweeping.

"Kalau melihat sesuatu yang tidak nyaman lebih baik segera laporkan kepada kami, agar segera kita tindak," tandas Agus.

Diketahui, bentrok Front Pembela Islam (FPI) dengan warga pecah di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis siang. Bentrokan terjadi saat FPI melakukan sweeping tempat hiburan di Sukorejo dan Patean, Kendal.

Satu warga tewas setelah ditabrak mobil FPI yang melarikan saat dikejar warga. Empat mobil FPI dirusak warga, satu diantaranya dibakar.

Bentrokan bermula saat sebelumnya masa FPI melakukan sweeping di sebuah tempat hiburan malam. Massa kemudian melakukan konvoi hingga memancing kemarahan warga. Bentrokan besar pecah, saat sebuah mobil FPI menabrak warga hingga tewas.

Mobil yang ditumpangi anggota FPI ini, melaju cepat saat dikejar warga. Tidak hanya menabrak warga, mobil tersebut juga menabrak anggota Polres Kendal yang menghadangnya.

Warga yang emosi, kemudian membakar mobil Toyota Avanza milik anggota FPI dan memukul anggota FPI yang kabur. Tidak hanya itu, massa juga merusak mobil yang ditinggal di alun-alun Sukorejo.
(rsa)
Berita Terkait
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Breaking News! Abepura...
Breaking News! Abepura Papua Mencekam 2 Kelompok Warga Bentrok Terdengar Suara Tembakan
Polres Tapanuli Selatan...
Polres Tapanuli Selatan Buru Dalang Bentrok Warga dari Dua Desa
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
22 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved