Pilgub Malut putaran kedua terancam molor

Kamis, 18 Juli 2013 - 18:37 WIB
Pilgub Malut putaran...
Pilgub Malut putaran kedua terancam molor
A A A
Sindonews.com - Pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Maluku Utara (Malut) putaran kedua yang dijadwalkan akan dihelat 26 Agustus 2013 hingga kini belum jelas kepastiannya. Pasalnya, dana untuk pelaksanaannya hingga kini belum juga keluar.

Menurut Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Malut, Manaf Surabaya, dana untuk pelaksanaan Pilgub Malut tersebut sebesar Rp37 miliar, yang dialokasikan untuk pencetakan surat suara dan pendistribusiannya ke 9 kabupaten/kota yang tersebar di wilayah Malut.

"Pilgub Malut putaran pertama menghabiskan dana Rp55 miliar. Jumlah tersebut belum termasuk dana yang dialokasikan untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Malut dan pengamanan. KPU sudah mengusulkan dana sebesar Rp37 miliar ke Pemprov Malut, namun hingga kini belum ada kepastian kapan dana tersebut akan dicairkan," jelas Manaf, Kamis (18/7/2013).

Jika dana tersebut tidak segera dicairkan, otomatis pelaksanaan Pilgub Malut putaran kedua sesuai jadwal yang sudah ditetapkan pada 26 Agustus 2013 terancam molor.

"KPU sudah menyusun seluruh tahapan pilgub putaran kedua, yakni pada 17 sampai 19 Agustus 2013. Proses pencetakan dan pendistribusian surat suara, 20 hingga 23 Agustus untuk penajaman visi-misi, dan 26 Agustus sebagai hari pencoblosan," tandas Manaf.

Dikatakan Manaf, hal lain yang bisa membuat tertunda pelaksanaan pilgub Malut putaran kedua, jika hasil pilgub putaran pertama digugat oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami sudah mendapat penyampaian secara lisan, bahwa ada bebarapa pasangan cagub cawagub yang menggugat hasil pilkada putaran pertama ke MK, tetapi penyampaian secara resmi ke KPU belum ada," katanya.

Sesuai dengan hasil Pilgub Malut putaran pertama, dua pasangan akan bertarung pada putaran kedua, yakni Ahmad Hidayat Mus - Hasan (AHM - Doa) yang diusung Partai Golkar, Hanura, PPP, dengan perolehan suara terbanyak, 163.684 suara atau 28,50 persen.

Kemudian disusul Pasangan Abdul Gani Kasuba - Natsir Taib (AGK - Mantab) yang diusung PKS, PKB dan sejumlah partai kecil dengan memperoleh 123.689 suara atau 21,54 persen.

Kedua pasangan ini ditetapkan KPU Malut berhak melaju ke putaran kedua merebut kursi Thaib Armayin Gubernur dua periode itu.
(rsa)
Berita Terkait
Husain Alting Sjah:...
Husain Alting Sjah: Pilkada adalah Pertaruhan Menyelamatkan Harkat dan Martabat Rakyat
Relawan Prabowo Dorong...
Relawan Prabowo Dorong Golkar dan Gerindra Usung Sultan Tidore-Aliong
Kampanye di Tidore,...
Kampanye di Tidore, Sultan Husain Singgung Semangat Kepahlawanan Sultan Nuku
Sultan Tidore Ajak Masyarakat...
Sultan Tidore Ajak Masyarakat Maluku Jaga Persatuan di Pilkada 2024
Pilgub Maluku Utara,...
Pilgub Maluku Utara, Asrul Rasyid Ichsan Komitmen Pengembangan Esports
Cagub Maluku Utara Husain...
Cagub Maluku Utara Husain Alting Sjah Ajak Anak Muda Aktif dalam Proses Demokrasi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved