Rawan kecelakaan, perbaikan jalur Pantura belum beres

Rabu, 17 Juli 2013 - 15:01 WIB
Rawan kecelakaan, perbaikan...
Rawan kecelakaan, perbaikan jalur Pantura belum beres
A A A
Sindonews.com - Permasalahan infrastruktur jalan terutama jalur Pantai Utara (Pantura), di Jawa Tengah, diprediksi bakal menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas, maupun kemacetan menjelang arus mudik Lebaran.

Permasalahan infrastruktur itu, antara lain sejumlah perbaikan jalan dan jembatan yang belum tuntas, kurangnya rambu penunjuk arah, kondisi jalan rusak, jembatan sempit, hingga kurangnya penerangan jalan.

Jika permasalahan ini tak kunjung diselesaikan oleh pihak-pihak terkait, bukan tidak mungkin aneka persoalan pada mudik tahun lalu, bakal terulang.

Berdasarkan data Polda Jawa Tengah, wilayahnya memiliki jalur pantura sepanjang 421 km, dari Brebes perbatasan dengan Jawa Barat, hingga Rembang berbatasan dengan Jawa Timur.

Sepanjang jalur itu, saat ini sedang mengalami sejumlah perbaikan. Untuk perbaikan jalan, diantaranya ada di Brebes, Jalan Martoloyo Kota Tegal, Jalan Ulujami Comal, Jalan Raya Plelen Batang, Jalan Cepiring Kendal, perbaikan fly over Kalibanteng Semarang, hingga perbaikan jalan di Rembang.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Istu Hari Winarto mengatakan, prediksi peningkatan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas akan terjadi karena berkendara menghindari jalan rusak.

"Apalagi jika pola mengemudinya tidak tertib. Kami imbau masyarakat patuh rambu. Permasalahan infrastruktur juga bisa menyebabkan macet, penumpukan kendaraan karena perjalanan terhambat," katanya, kepada wartawan, Rabu (17/7/2013).

Pihaknya, kata Istu, sudah melakukan berbagai rencana cara bertindak untuk itu. Di antaranya rekayasa lalu lintas terbatas dengan sistem buka tutup, patroli, penempatan pos keamanan, dan koordinasi dengan dinas terkait, baik Dinas PU Bina Marga ataupun Dinas Perhubungan.

"Koordinasi dengan dinas terkait itu, misalnya untuk kepastian penyelesaian pembangunan dan pemasangan rambu. Kami harapkan sebelum arus mudik mulai padat, ini dapat diselesaikan, minimal ada solusi," lanjutnya.
(san)
Berita Terkait
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Mirip Kubangan Kerbau,...
Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Tani Raya Pringsewu Dikeluhkan Warga
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Jalan Pematangsiantar Menuju Tapanuli Terancam Amblas
Rusak Parah, 8 Titik...
Rusak Parah, 8 Titik Jalan Trans Merauke-Tanah Merah Sebabkan Kemacetan
Usai Digenangi Banjir,...
Usai Digenangi Banjir, Jalan Trans Provinsi di Wajo Rusak Parah
Warga Keluhkan Jalan...
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dua Desa di Lutra yang Rusak Parah
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
24 menit yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
2 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
6 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Pacu Jalur, Olahraga...
Pacu Jalur, Olahraga Tradisional Riau yang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved