Penggelembungan suara Pilgub Malut, oknum polisi ditangkap

Sabtu, 13 Juli 2013 - 03:58 WIB
Penggelembungan suara...
Penggelembungan suara Pilgub Malut, oknum polisi ditangkap
A A A
Sindonews.com - Meskipun pleno perolehan suara hasil akhir pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) oleh Komisi Pemelihan Umum (KPU) Malut telah usai, Kepolisian Daerah (Polda) Malut berhasil membekuk empat pelaku yang melakukan penggelembungan suara di Ibu Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula Malut.

Keempat pelaku ditangkap pada hari Jumat 12 Juli 2013 sore di Kabupaten Kepulauan Sula dan di giring ke Ternate pada Sabtu (13/7/2013) dini hari tadi menggunakan kapal KM. Theodora mendapat pengawalan oleh anggota Kepolisian Polda Malut dan Polres kabupaten Sula.

Ironisnya, Satu di antara dari empat pelaku merupakan anggota polisi yang bertugas di Mapolres kabupaten Sula beinisial YH. Informasi yang dihimpun Sindonews di Polda Malut, keempat pelaku masing-masing berinisial MY alias Yasin, IB alias Isra, OS alias Sihan dan SS alias Sarbin.

Tiga orang di antaranya adalah anggota PPK Kecamatan Sanana dan seorang di antaranya merupakan anggota kepolisian yang bertugas di Mapolres Sanana.

Sejumlah Sumber di Mapolda juga menyebutkan, keempat pelaku yang melakukan perubahan suara di PPK tersebut merupakan permintaan calon Gubernur yang juga Bupati Sula Ahmad Hidayat Mus.

"Mereka berempat diminta pak Bupati Sula Ahmad Hidayat Mus untuk merubah suara di PPK dengan tujuan agar memenangkannya di kota Sanana," kata sumber di Mapolda, Sabtu (13/7/2013) dini hari.

Usai melakukan perubahan suara di tingkat PPK Sanana Ibu Kota Kabupaten kepulauan Sula, keempat pelaku sempat melarikan diri dan menjadi boronan polisi, mereka akhirnya berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian dan langsung dibawa ke Mapolda Malut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Malut AKBP Hendry Badar, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penahanan empat pelaku penggelembungan suara.

"Benar kita sudah amankan tiga orang anggota PPK pelaku penggelembungan suara di Sula, satunya tidak ditahan. Tadi jam 16.00 Wita sore dibawa menggunakan kapal Theodora. Tapi saya lupa nama-nama mereka," terangnya hari ini.

Hendry, menambahkan para pelaku akan diproses oleh bagian penegakan hukum terpadu (Gakkumdu). Mereka diperiksa masih sebagai saksi. Masih akan didalami lebih lanjut keterlibatan mereka.

"Keterlibatan mereka masih kita dalami sambil menunggu besok (hari ini) Gakkumdu dan Panwaslu Kabupaten Sula tiba di Ternate," ungkapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Husain Alting Sjah:...
Husain Alting Sjah: Pilkada adalah Pertaruhan Menyelamatkan Harkat dan Martabat Rakyat
Relawan Prabowo Dorong...
Relawan Prabowo Dorong Golkar dan Gerindra Usung Sultan Tidore-Aliong
Sultan Tidore Ajak Masyarakat...
Sultan Tidore Ajak Masyarakat Maluku Jaga Persatuan di Pilkada 2024
Kampanye di Tidore,...
Kampanye di Tidore, Sultan Husain Singgung Semangat Kepahlawanan Sultan Nuku
Pilgub Maluku Utara,...
Pilgub Maluku Utara, Asrul Rasyid Ichsan Komitmen Pengembangan Esports
Cagub Maluku Utara Husain...
Cagub Maluku Utara Husain Alting Sjah Ajak Anak Muda Aktif dalam Proses Demokrasi
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
3 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
3 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved