Dokter vonis hidup bayi berkepala 2 tidak lama

Kamis, 11 Juli 2013 - 16:21 WIB
Dokter vonis hidup bayi...
Dokter vonis hidup bayi berkepala 2 tidak lama
A A A
Sindonews.com - Kondisi bayi berkepala dua berbadan satu, anak dari pasangan Usman dan Munjiah asal Cilacap, Jawa Tengah, kian hari bertambah parah. Tim dokter RSUP Dr Sardjito yang merawat bayi tersebut memvonis, kemungkinan hidup si bayi kecil.

"Sampai kini, usia bayi telah mencapai 14 hari dan kondisinya terus memburuk dibanding pemeriksaan akhir. Karenanya, kami berkesimpulan kemungkinan hidup bayi kecil. Namun, sampai kapanpun selama bayi ini masih hidup, kami akan mengusahakan yang terbaik," ujar Ketua Tim Dokter dr Ekawati Lutfiah kepada wartawan, Kamis (11/7/2013).

Dia menambahkan, pihak keluarga telah memberikan nama pada bayi tersebut. Bayi kepala kanan bernama Muhammad Fadhil, dan kepala kiri bernama Muhammad Fadlun. Arti dari nama tersebut, ialah sang pembawah berkah.

Secara umum, kondisi kesehatan Fadhli-Fadlun mengalami pemburukan. Masalah pernapasan, diduga menjadi pemicu utama terjadinya hal itu. Saat ini, kedua kepala bayi tidak mampu bernapas sendiri sehingga dipakaikan alat bantu napas. Kelainan jantunglah yang memperburuk kondisi pernapasan keduanya.

"Seperti yang diketahui sejak awal, jantung si kecil memang bermasalah. Karena, kedua jantung menyatu, dan hanya memiliki satu serambi serta dua bilik diantara empat bilik yang ada berukuran kecil," imbuhnya.

Tak hanya itu, hingga kini tim dokter sendiri belum mengetahui secara pasti saluran pencernaan makanan dalam tubuh Fadhil-Fadlun, apakah terbentuk sempurna. Untuk itu, pemberian makanan dibantu menggunakan alat yang langsung menuju lambung. Pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan ialah foto rontgen secara keseluruhan.

"Untuk penanganan selanjutnya belum dapat dilakukan. Karena, bayi masih nontransportable. Namun, begitu bayi transportable, kami akan langsung melakukan pemeriksaan Oesophagus Makhno Duodenum (OMD) untuk mengetahui kondisi kerongkongan, lambung, dan usus halus," terangnya.

Sementara itu, anggota Tim Dokter lainnya dr Hesti Gunarti menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan radioologis dengan metode USG. Hasilnya, diketahui ginjal bayi tersebut terdapat dua. Ginjal kanan dengan bentuk dan ukuran yang semestinya, sedangkan ginjal kiri tidak ada.

"Perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan, apakah ginjal kiri benar-benar tidak ada, ataukah memang ada. Namun, berada di tempat yang tidak semestinya. Begitu pula pada kandung kemihnya. Perlu dilakukan pemeriksaan dengan metode yang lebih canggih," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Kisah Bayi Berkepala...
Kisah Bayi Berkepala Dua dari Bengal
Merangin Gempar, Anak...
Merangin Gempar, Anak Sapi Lahir Berkepala Dua
Malang Selatan Gempar,...
Malang Selatan Gempar, Lahir Anak Sapi Berkepala Dua
Sadis! Gadis Muda di...
Sadis! Gadis Muda di Surabaya Melahirkan di Kamar Mandi Kosan, Bayinya Dibekap hingga Tewas
Anak Sapi Berkepala...
Anak Sapi Berkepala Dua Bermata 4 Gegerkan Pringsewu
Bayi Berkepala Tiga...
Bayi Berkepala Tiga Terlahir dengan Selamat dan Sehat
Berita Terkini
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
20 menit yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
1 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
9 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
11 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
11 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
13 jam yang lalu
Infografis
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung Paling Lama Awal 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved