Wilayah perbatasan Tangerang mulai diperhatikan

Minggu, 07 Juli 2013 - 17:37 WIB
Wilayah perbatasan Tangerang...
Wilayah perbatasan Tangerang mulai diperhatikan
A A A
Sindonews.com - Pincangnya pembangunan yang terjadi di wilayah perbatasan, mulai dilirik DPRD di Tangerang, yakni DPRD Kota Tangsel dan DPRD Kota Tangerang untuk diselaraskan pembangunannya seperti yang ada di pusat pemerintahan.

DPRD Kota Tangerang dan DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa waktu lalu telah menjalin kesepakatan terkait pembangunan di wilayah perbatasan antar dua kota tersebut. Namun, masing-masing para pemangku jabatan itu menolak, jika hal tersebut dikaitkan dengan Pemilu 2014.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Suparmi, kesepakatan itu dilakukan dari hasil kunjungan ke DPRD Tangsel pada beberapa waktu lalu. Dalam kesepakatan tersebut, dibuat komitmen untuk mendorong pembangunan agar wilayah-wilayah perbatasan menjadi perhatian.

"Di antaranya penerangan jalan umum (PJU), infrastruktur jalan dan drainase,” katanya, Minggu (7/7/2013).

Dengan adanya kesepakatan ini, kata Suparmi, akan memudahkan dalam perumusan kebijakan pembangunan di wilayah perbatasan. Sehingga pembangunannya bisa terpadu antar dua daerah, mengingat infrastruktur seperti jalan dan drainase harus tersambung tidak bisa dipisah-pisah berdasarkan wilayah.

"Kami akan mengupayakan agar pembangunan di wilayah berbatasan dengan Tangsel dapat menjadi perhatian serius di tahun anggaran mendatang," katanya.

Menurutnya, kasus perbatasan diketahui setelah dinas di Kota Tangerang menyalahkan 'pemerintah tetangga' karena pembangunan yang tak selaras dengan apa yang diagendakan oleh dinas yang ada di Kota Tangerang.

"Misalnya pembangunan drainase, saluran di Kota Tangsel dengan di sini (Kota Tangerang) berbeda. Hal itu menyebabkan banjir di Kota Tangerang. Jadi kami melihat ini ada masalah kalau dibiarkan, karena akan terus saling lempar tanggung jawab," ujarnya.

Anggota DPRD Komisi I Kota Tangerang Selatan Arief Wahyudi menyatakan, pihaknya sangat merespons permasalahan tersebut.

"Kita wajib merespons, isu ini akan kita angkat dan nantinya akan kita garap di komisi IV," jelasnya.

Dia mengakui, wilayah perbatasan memang masih minim dari perhatian pemerintah. Misalnya, seperti yang terjadi di dekat pintu rel Kereta Api Bintaro Jaya.

"Tepatnya, di depan Masjid Jami Bintaro Jaya. Di sana, terdapat lubang di jalan dengan kedalaman mencapai 20 centimeter. Hal itu menyebabkan titik kemacetan semakin bertambah. Ini memang berbeda, bukan dengan Kota Tangerang tetapi dengan DKI, tetapi kan perbatasan juga," jelasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar...
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar Jawara Pilkada Tangsel 2020
Diskusi Bersama Wali...
Diskusi Bersama Wali Kota se-Asia Tenggara, Arief Paparkan Program Kampung Proklim
Sidak Pasar Anyar Tangerang,...
Sidak Pasar Anyar Tangerang, Komisi IV DPRD Kota Tangerang Temukan Sejumlah Kerusakan Perlu Diperbaiki
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Soroti Efektivitas Program Hari Bebas Kendaraan ASN Setiap Jumat
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Dibatalkan Sepihak,...
Dibatalkan Sepihak, Pemenang Tender Bahan Pakaian Dinas DPRD Tangerang Akan Ajukan Gugatan
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
2 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
6 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
6 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
6 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
9 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
10 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved