Lokasi gempa jadi objek wisata

Jum'at, 05 Juli 2013 - 13:46 WIB
Lokasi gempa jadi objek...
Lokasi gempa jadi objek wisata
A A A
Sindonews.com – lokasi-lokasi terparah akibat gempa berkekuatan 5,2 skala richter di Aceh Tengah mendadak menjadi objek wisata.

Salah satu lokasi yang paling ramai dikunjungi warga dan relawan kemanusian yakni area kebun tebu di Buter Balek, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah.

Di lokasi itu warga menyaksikan pemandangan dasyatnya longsor serta retakan tanah. Longsor membentuk jurang sedalam lebih 200 meter.

Sebelum gempa, di bawah jurang memang dialiri sungai, namun gempa beberapa waktu lalu membuat daerah ini seperti danau dengan lingkar sekitar satu kilomoter.

“Saya tidak sengaja datang kemari, tapi karena lihat ada keramaian saya jadi penasaran,” jelas Marwati (35), warga Bireun, Jumat (5/7/2013).

Suandi, salah seorang warga setempat menyatakan pungunjung berdatangan sejak pagi. Setidaknya seratusan orang singah ke lokasi itu sejak kemarin.

Sebenarnya mereka yang singah hanya kebetulan karena ada keramaian. Biasanya, yang singah merupakan relawan kemanusian yang baru datang dan ingin tahu apa yang terjadi, selain masyarakat yang ingin menjenguk kerabat.

“Biasanya yang datang ke situ mau liat keluarga tapi singah sebentar dan ada juga orang luar mau bantu-bantu,” kata Suandi.

Kendati sudah diberi garis polisi, namun tetap saja warga datang dan berdiri di pingir lonsoran. Daerah rawan ini, hingga saat ini tidak diberi tanda larangan untuk dikunjungi.

Aksi foto-foto para pendatang di lokasi bencana, tak jarang membuat berang masyarakat korban. Di Masjid Babulsalihin, Blang Mancung, Kecamatan Ketol, masyarakat luar daerah ini juga terlihat asyik mengabadikan kehancuran masjid.

“Di sini ada terkubur anak-anak korban gempa, tapi sudah dievakuasi, kok orang foto-foto bergaya di sini,” keluh salah seorang warga yang rumahnya persis depan masjid.

“Sepertinya penderitaan kami jadi tontonan,”imbuhnya.
(lns)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Gempa Bumi Berkekuatan...
Gempa Bumi Berkekuatan M 5,7 Guncang Bayah Banten
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
16 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
22 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
28 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
38 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
48 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved