Pramono Ungkap Kebocoran Dana Deposito Akibat Gangguan Layanan Digital: Angkanya Tanya Direksi Bank DKI
Rabu, 09 April 2025 - 12:32 WIB
loading...
Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengungkap ada kebocoran dana deposito atau dana cadangan akibat gangguan layanan digital JakOne Mobile sejak Sabtu (29/3/2025). Foto/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengungkap ada kebocoran dana deposito atau dana cadangan akibat gangguan layanan digital JakOne Mobile sejak Sabtu (29/3/2025) hingga saat ini. Namun angka pastinya tidak disebutkan rinci.
Pramono menyatakan kejadian serupa bukan pertama kalinya terjadi dalam sistem layanan Bank DKI.
Baca juga: Pramono Anung Copot Direktur IT Bank DKI Buntut Gangguan Layanan Digital
"Kejadian di Bank DKI ini bukan pertama kali, ini sudah ketiga kali dan kejadiannya hampir serupa di mana IT tidak dilaksanakan, tidak dijaga secara baik dan hal itu terlihat dari terus terang, ada kebocoran jumlah angkanya yang tahu direksi Bank DKI," ujar Pramono usai rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/4/2025).
"Nggak nggak, dana yang ada semacam dana deposito atau dana cadangan yang dimiliki oleh Bank DKI," tambahnya.
Pramono memastikan dana nasabah Bank DKI aman tidak ada gangguan. Ia juga telah meminta Direksi Bank DKI untuk melakukan normalisasi sistem layanan digital.
"Sama sekali tidak ada dampak kepada nasabah karena yang diganggu adalah rekening Bank DKI yang ada di Bank BNI sehingga dengan demikian sebenarnya kepada nasabah tidak ada gangguan sama sekali maka sejak kemarin saya meminta seluruh fasilitas transaksi yang dimiliki Bank DKI di normalkan kembali sehingga demikian sama sekali tidak ada nasabah yang dirugikan, tetapi yang dirugikan adalah Bank DKI," ujarnya.
Pramono menyatakan kejadian serupa bukan pertama kalinya terjadi dalam sistem layanan Bank DKI.
Baca juga: Pramono Anung Copot Direktur IT Bank DKI Buntut Gangguan Layanan Digital
"Kejadian di Bank DKI ini bukan pertama kali, ini sudah ketiga kali dan kejadiannya hampir serupa di mana IT tidak dilaksanakan, tidak dijaga secara baik dan hal itu terlihat dari terus terang, ada kebocoran jumlah angkanya yang tahu direksi Bank DKI," ujar Pramono usai rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/4/2025).
"Nggak nggak, dana yang ada semacam dana deposito atau dana cadangan yang dimiliki oleh Bank DKI," tambahnya.
Pramono memastikan dana nasabah Bank DKI aman tidak ada gangguan. Ia juga telah meminta Direksi Bank DKI untuk melakukan normalisasi sistem layanan digital.
"Sama sekali tidak ada dampak kepada nasabah karena yang diganggu adalah rekening Bank DKI yang ada di Bank BNI sehingga dengan demikian sebenarnya kepada nasabah tidak ada gangguan sama sekali maka sejak kemarin saya meminta seluruh fasilitas transaksi yang dimiliki Bank DKI di normalkan kembali sehingga demikian sama sekali tidak ada nasabah yang dirugikan, tetapi yang dirugikan adalah Bank DKI," ujarnya.
Lihat Juga :