2 korba gempa Aceh sudah dioperasi
Jum'at, 05 Juli 2013 - 00:07 WIB
2 korba gempa Aceh sudah dioperasi
A
A
A
Sindonews.com - Dua bocah korban gempa Aceh Tengah yang dirujuk ke Banda Aceh mulai menjalani operasi di Rumah Sakit Umum (RSU) Zainal Abidin. Keduanya mengalami luka di bagian kepala akibat terkena reruntuhan bangunan saat gempa 6,2 skala richter yang terjadi 2 Juli 2013.
"Baru dua yang dioperasi, sementara yang lainnya masih menunggu jadwalnya," kata Hubungan Masyarakat (Humas) RSU Zainal Abidin, Ahmadi di Banda Aceh, Kamis (4/7/2013).
Kedua korban yang dioperasi itu adalah Hafis Mahardika (10 bulan) dan Angga (4). Keduanya dirujuk bersama tiga korban lain dari Aceh Tengah ke Banda Aceh dengan pesawat ambulan milik TNI Angkatan Udara (AU) kemarin.
Ketiganya adalah Ali Zuriansyah (4) dirawat di IGD, Naili Sakira (2) di ruang Seureune dan Sabi Husni yang berusia 13 hari kini dirawat di ruang NICU RSU Zainal Abidin. Hari ini rumah sakit itu menerima seorang pasien korban gempa lagi yakni Sovi Azzara (5) yang baru tiba dari Aceh Tengah.
Kelima korban yang dirujuk ini rata-rata mengalami luka di kepala terkena reruntuhan. Kondisi mereka sudah mulai membaik, kecuali Sovi yang baru masuk masih belum sadarkan diri.
"Baru dua yang dioperasi, sementara yang lainnya masih menunggu jadwalnya," kata Hubungan Masyarakat (Humas) RSU Zainal Abidin, Ahmadi di Banda Aceh, Kamis (4/7/2013).
Kedua korban yang dioperasi itu adalah Hafis Mahardika (10 bulan) dan Angga (4). Keduanya dirujuk bersama tiga korban lain dari Aceh Tengah ke Banda Aceh dengan pesawat ambulan milik TNI Angkatan Udara (AU) kemarin.
Ketiganya adalah Ali Zuriansyah (4) dirawat di IGD, Naili Sakira (2) di ruang Seureune dan Sabi Husni yang berusia 13 hari kini dirawat di ruang NICU RSU Zainal Abidin. Hari ini rumah sakit itu menerima seorang pasien korban gempa lagi yakni Sovi Azzara (5) yang baru tiba dari Aceh Tengah.
Kelima korban yang dirujuk ini rata-rata mengalami luka di kepala terkena reruntuhan. Kondisi mereka sudah mulai membaik, kecuali Sovi yang baru masuk masih belum sadarkan diri.
(mhd)