Wali Kota Surabaya ngotot akuisisi KBS sepanjang Juli

Selasa, 02 Juli 2013 - 18:30 WIB
Wali Kota Surabaya ngotot...
Wali Kota Surabaya ngotot akuisisi KBS sepanjang Juli
A A A
Sindonews.com – Langkah mediasi yang dilakukan antara Pemkot Surabaya dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) terus berjalan. Salah satunya tentang skema pemindahan satwa yang dilakukan di Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sendiri tetap ngotot jika sepanjang Juli ini proses akuisisi KBS bisa dilakukan. Sehingga Pemkot memiliki banyak waktu untuk menyiapkan proses pengelolaan secara mandiri.

“Pokoknya Juli ini, tentang tanggalnya masih menunggu hasil rapat lagi,” ujar Risma ketika ditemui di Balai Kota, Selasa (2/7/2013).

Pemkot sendiri, katanya, sudah menjalani serangkaian prosedur yang sudah dilakukan. Salah satunya proses perizinan sampai persetujuan dari Kementrian Kehutanan (Kemenhut).

Lahan yang kini dipakai oleh KBS sudah menjadi milik Pemkot sejak dulu. Sehingga pemakaian aset di sana menjadi kewenangan mutlak Pemkot.

Sementara itu, Ketua Tim Pengelolaan Sementara (TPS) KBS Toni Semampau mengaku pihaknya tetap menjalankan operasional KBS.

Selama belum ada SK pemberhentian dari Kemenhut, pihaknya akan tetap mempertahankan pengelolaan KBS. Semua itu sudah menjadi prosedur resmi yang berlaku di Indonesia.

"Kalau sampai saat ini kami masih ditugasi Menteri Kehutanan," jelasnya.

Ia juga menjelaskan, seharusnya ada proses yang jelas jika pemkot ingin mengelola KBS, yakni berkoordinasi dengan pihak Kemenhut.

"Jadi semua kewenangan satwa itu ada di Kemenhut. Apalagi ngurusi satwa itu susah, beda dengan ngurusi bidang yang lain," tegasnya.

Sebaiknya, lanjut dia, Kemenhut dan pemkot bisa duduk bersama membicarakan hal itu. Kalau tak bisa dilakukan, maka persoalan KBS tak akan pernah selesai.

"Jadi harus bisa melepaskan egonya masing-masing, apa susahnya melakukan itu," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya menilai adanya campur tangan dari pengurus KBS lama yang membuat sebagian pengurus dan karyawan KBS menjadi resah terkait adanya rencana pemkot itu.

Soal adanya sejumlah satwa yang mulai dipindah seiring dengan rencana pemkot itu, Toni membantah jika itu dilakukan untuk mengantisipasi pengambilan paksa pemkot.

"Itu harus dilakukan karena populasi satwa di KBS sudah padat. Ada satu kandang diisi 20 satwa padahal idealnya cuma enam satwa," jelasnya.

Tentunya, lanjut dia, rekomendasi tim evaluasi kesehatan dari perguruan tinggi menyarankan agar satwa itu dipindah.

KBS sendiri sudah memindah sejumlah satwa seperti Unggas dan Pelikan ke sejumlah tempat penakaran satwa di antaranya di Banyuwangi dan Jatim Park Malang.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Kota Surabaya Widodo Suryantoro mengatakan, Perusahaan Daerah Taman Surya (PDTS) KBS akan beroperasi setelah pemkot melakukan pengelolaan secara penuh, tapi untuk sementara ini mereka masih vakum menunggu hasil koordinasi selanjutnya.

Ia melanjutkan, PDTS KBS nantinya dalam pengelolaan akan memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada sekarang.

Hanya saja, dalam proses perekrutan karyawan, PDTS KBS akan mengikuti aturan BUMD termasuk sistem penggajian beserta tunjangannya.

“Pokoknya PD KBS sudah siap segalanya dalam menjalankan tugasnya,” pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
7 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
8 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
8 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
9 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
9 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
10 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved