23 Imigran yang berhasil ditangkap kembali berdokumen resmi

Selasa, 02 Juli 2013 - 14:08 WIB
23 Imigran yang berhasil...
23 Imigran yang berhasil ditangkap kembali berdokumen resmi
A A A
Sindonews.com - 23 Imigran asal timur Tengah berhasil diamankan dari aksi melarikan diri bersama yang dilakukan 120 Imigran gelap asal Timur Tengah. Imigran yang ditangkap, ditemukan di komplek kuliner ikan bakar di sekitar Bendungan Selorejo. Beberapa diantaranya bahkan sudah memesan tiket travel tujuan Jakarta.

Yang mengejutkan, ke 23 warga Iran ini ternyata mengantongi dokumen resmi sebagai wisatawan asing. Dalam pemeriksaan petugas imigrasi, mereka memiliki paspor, izin tinggal, cara masuk negara secara legal, visa kunjungan dan termasuk return ticket ke negara asal.

"Yang menjadi pertanyaanya sekarang, kalau memang legal, kenapa mereka bisa menjadi satu dengan yang ilegal?. Ini yang harus diperdalam. Sebab 97 imigran lainnya itu diduga kuat tidak berdokumen resmi," jelas Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Blitar, Moch Sungeb, Selasa (2/7/2013).

Menurut Moch Sungeb, 120 imigran gelap itu tiba di rumah Samuji, Senin (1/7), dini hari. Mereka berasal dari negara Iran, Afghanistan, Pakistan, Suriah dan Somalia. Mereka datang ke Jakarta dengan menggunakan rombongan dua bus pariwisata. Namun ada juga informasi yang menyebutkan rombongan terdiri dari tiga bus dan meluncur dari Surabaya.

Informasinya mereka akan berlabuh melalui pantai selatan Panggul, Kabupaten Trenggalek untuk mencari suaka politik ke Australia.

Namun karena rute yang disiapkan telah tercium aparat, rombongan ini mengubah jalan melalui pantai selatan Jolosutro, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Lokasi pantai ini hanya berjarak 20 km dari TKP penangkapan.

Menurut Sungeb, saat ini pemeriksaan dokumen masih terus dilakukan. Jika memang dipastikan resmi, pihak imigrasi akan membebaskan 23 warga Iran tersebut.

"Namun kita akan mengarahkan mereka untuk kembali ke negaranya. Jika tidak bersedia kita biarkan sampai masa izin kunjunganya habis. Sesuai ketentuanya tiga bulan, "papar Sungeb.
(rsa)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Uni Eropa Setujui Aturan...
Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap
10 Fakta Mengerikan...
10 Fakta Mengerikan Rute Gelap Imigran ke Eropa, Seperti Mempertaruhkan Nyawa
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
1 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
2 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
3 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
3 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
6 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved