Kabut asap, SBY minta tak saling menyalahkan
Senin, 24 Juni 2013 - 22:36 WIB
Kabut asap, SBY minta tak saling menyalahkan
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau kepada pemerintah daerah dan pusat untuk tidak saling menyalahkan atas bencana asap di Singapura, dan Malaysia, akibat kebakaran hutan di Riau, Sumatera.
"Jangan saling menyalahkan. Saya minta pemerintah pusat dengan pemerintah daerah untuk segera mengatasi bencana asap dan kebakaran lahan ini," ujar Presiden, saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (24/6/2013).
Akan tetapi, dia mengaku langkah Pemerintah Provinsi setempat agak terlambat dalam mengantisipasi penanganan awal atas bencana ini.
Sebelumnya, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menuturkan, dalam rapat yang digelar pukul 16.00 WIB, Presiden SBY mendengarkan laporan mengenai upaya penanganan bencana asap di Provinsi Riau.
Paparan tersebut, disampaikan dari Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Menteri Kehutanan Zulkilfi Hasan serta dari pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan pihak Polri.
Seperti diketahui, pada Jumat 21 Juni 2013, Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya menerima kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Singapura Vivian Balakrishnan, untuk membicarakan penanggulangan dampak kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Dalam pertemuan tersebut, kedua Menteri bersepakat untuk mencari solusi terhadap masalah kabut asap ini.
"Jangan saling menyalahkan. Saya minta pemerintah pusat dengan pemerintah daerah untuk segera mengatasi bencana asap dan kebakaran lahan ini," ujar Presiden, saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (24/6/2013).
Akan tetapi, dia mengaku langkah Pemerintah Provinsi setempat agak terlambat dalam mengantisipasi penanganan awal atas bencana ini.
Sebelumnya, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menuturkan, dalam rapat yang digelar pukul 16.00 WIB, Presiden SBY mendengarkan laporan mengenai upaya penanganan bencana asap di Provinsi Riau.
Paparan tersebut, disampaikan dari Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Menteri Kehutanan Zulkilfi Hasan serta dari pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan pihak Polri.
Seperti diketahui, pada Jumat 21 Juni 2013, Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya menerima kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Singapura Vivian Balakrishnan, untuk membicarakan penanggulangan dampak kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Dalam pertemuan tersebut, kedua Menteri bersepakat untuk mencari solusi terhadap masalah kabut asap ini.
(san)