Mahasiswa usir Kapolda angkat kaki dari Malut

Senin, 24 Juni 2013 - 13:08 WIB
Mahasiswa usir Kapolda...
Mahasiswa usir Kapolda angkat kaki dari Malut
A A A
Sindonews.com - Sedikitnya 23 organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Demi Rakyat Maluku Utara (SADAR - MU) mengecam keras sikap Kapolda Malut Brigjen Pol Machfud Arifin yang dinilai membuat ketegangan konflik masyarakat.

Mereka meminta agar Kapolda segera meninggalkan Malut.

Selain itu, mereka juga meminta pertanggung jawaban Hak Asasi Manusia (HAM), tragedi berdarah 17-19 Juni 2013 lalu, yang mengakibatkan enam mahasiswa dan satu wartawan tertembus peluru tajam polisi.

"Sudah seharusnya, polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat dari segala ancaman dan bahaya maupun intimidasi. Tetapi sebaliknya polisi telah membuat kejahatan, membuat arogan dan anarkis," ujar Sarjan Dabi Dabi kordinator lapangan SADAR-MU, Senin (24/06/2013).

Hal itu terbukti saat Polda Malut melakukan pengamanan jalannya aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa berbagai kampus yang menolak penaikan harga BBM Senin 17 Juni lalu.

Adapun empat tuntutan yang dibuat bersama-sam itu antara lain, pertama Kapolda Malut Brigjen Pol Machfud Arifin harus angkat kaki dari bumi Moloku Kieraha, sebelum pemilihan Gubernur Malut berlangsung.

Kedua, mengusut tuntas penembakan brutal yang dilakakukan Polisi terhadap mahasiswa dan wartawan, serta memecat segera polisi yang menembaki mahasiswa mengunakan peluru tajam.

Ketiga, mengganti segala biaya pengobatan selama korban mahasiswa dan wartawan selama dalam perawatan, dan meminta kepada Sultan Ternate Mudafar Sjah meminta maaf terbuka kepada masyarakat terkait penyerangan mahasiswa dan pengrusakan fasilitas kampus satu universitas Khairun.

"Keempat, Kapolda Malut Brigjen Pol Machfud Arifin telah menciptakan situasi tegang menjelang pilgub Malut berlangsung pada tangal 1 Juli 2013," tegasnya.

Selain itu, Kapolda dinilai tidak manusiawi, arogan mengunakan cara-cara kekerasan dalam menyikapi tuntutan masyarakat terkait dengan penolakan penaikan harga BBM.
(lns)
Berita Terkait
Demo Serentak Mahasiswa...
Demo Serentak Mahasiswa Se-Indonesia di Palembang Diwarnai Kericuhan
Aksi Demo Mahasiswa...
Aksi Demo Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’ di Patung Kuda
Demo Indonesia Gelap,...
Demo Indonesia Gelap, Pakar Hukum: Bentuk Ekspresi Pesimisme Masyarakat Ubah Jadi Optimisme
Mahasiswa Demo DPR:...
Mahasiswa Demo DPR: Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat
Demo Indonesia Gelap...
Demo Indonesia Gelap di Patung Kuda, Ribuan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah
Saat Pandemi Covid-19,...
Saat Pandemi Covid-19, Aliansi Mahasiswa Papua Demo Tuntut Pembebasan 7 Tapol
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved