Polri: Mahasiswa ditembaki karena ingin duduki bandara

Senin, 17 Juni 2013 - 16:11 WIB
Polri: Mahasiswa ditembaki...
Polri: Mahasiswa ditembaki karena ingin duduki bandara
A A A
Sindonews.com - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, pengamanan aksi yang dilakukan polisi di Ternate sudah sesuai dengan prosedur.

Menurutnya, aksi yang dilakukan sekira 2.000 mahasiswa tersebut dinyatakan sudah tidak kondusif. Diceritakan dia, aksi yang dilakukan dengan cara longmarch dan menutupi jalan tersebut disertai aksi lempar ketapel yang berisi batu dari kerumunan massa dan mengarah ke Polisi.

"Kegiatan tersebut, semula berlangsung dengan kondusif, namun karena melakukan aksi dengan cara longmarch dan mengganggu pengguna jalan lain, maka Polri melakukan pengamanan agar tidak berlarut-larut. Namun pada saat melakukan pengamanan, Polri dilempari dengan batu dan ketapel dari kerumunan massa aksi," tegas Agus, di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2013).

Agus mengatakan, Polri di Ternate mendapatkan laporan bahwa massa akan menduduki Bandara Babullah Ternate. Oleh karena itu, Polri segera menghalau barikade massa agar tidak menduduki Bandara Babullah, Ternate.

"Massa diketahui berencana menuju Bandara Babullah dan massa bermaksud untuk menduduki bandara tersebut," ujar Agus.

Agus juga meyakini bahwa penggunaan senjata oleh Polri adalah upaya terakhir untuk mengamankan situasi aksi.

"Jadi kita penggunaan senjata maksimal, karena itu upaya terakhir polri untuk mengamankan situasi dengan cara melumpuhkan," tandas Agus.

Akibat kejadian pelemparan tersebut, diketahui dua anggota Polisi mengalami luka dan dilarikan ke UGS RS Ternate. Sementara dari pihak Demonstran, ada sekira 14 mahasiswa, dan 1 dari wartawan harian lokal.

"Dari data yang kita terima, mereka terkena peluru karet, tidak ada peluru tajam. Karena sesuai dengan protap, untuk mengamankan pendemo Polri dilarang menggunakan peluru tajam. Ini sudah sesuai SOP," tandas Agus.

"Dari enam orang itu, ada yang terkena di paha kanan, telapak kaki kiri, wartawan terkena pinggul kiri ada yang kena juga di paha kanan. Kalau dilihat dari SOP, itu tidak pada lokasi yg mematikan," sambungnya.
(rsa)
Berita Terkait
Demo Serentak Mahasiswa...
Demo Serentak Mahasiswa Se-Indonesia di Palembang Diwarnai Kericuhan
Aksi Demo Mahasiswa...
Aksi Demo Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’ di Patung Kuda
Demo Indonesia Gelap,...
Demo Indonesia Gelap, Pakar Hukum: Bentuk Ekspresi Pesimisme Masyarakat Ubah Jadi Optimisme
Mahasiswa Demo DPR:...
Mahasiswa Demo DPR: Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat
Demo Indonesia Gelap...
Demo Indonesia Gelap di Patung Kuda, Ribuan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah
Saat Pandemi Covid-19,...
Saat Pandemi Covid-19, Aliansi Mahasiswa Papua Demo Tuntut Pembebasan 7 Tapol
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
8 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved