Tolak BBM naik, FPI sebut pemerintah maling

Kamis, 13 Juni 2013 - 13:30 WIB
Tolak BBM naik, FPI...
Tolak BBM naik, FPI sebut pemerintah maling
A A A
Sindonews.com - Front Pembela Islam (FPI) menolak keras rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah. FPI mengklaim, membela kepentingan rakyat miskin yang bakal sengsara, meski mendapatkan dana Bantuan Langsung Sosial Masyarakat (BLSM).

Ketua FPI Kota Depok Habib Idrus Al Gadri mengatakan, rakyat selalu dicekoki umpan, berupa dana BLSM yang hanya bersifat sementara. Padahal beban yang akan ditanggung jauh lebih lama. Dana BLSM, tak akan menjamin rakyat sejahtera.

"Yang salah kan rakyat kenapa milih partai partai yang suka korupsi, nah sekarang rakyat menanggung akibatnya, dan yang ada dicekokin dana BLSM yang sekedar untuk menghibur rakyat. Bagaimana kedepan anak cucunya, apa mau dicekokin juga dengan BLSM? Pejabat hanya jadi perampok uang rakyat," tukasnya di Depok, Kamis (13/6/2013).

Idrus menambahkan, harga BBM selalu naik dan tak pernah turun. Idrus menuding KKN justru membuat harga BBM naik.

"Partai besar berlomba-lomba maling uang rakyat sampai trilyunan dan milyaran. Ironisnya, tanpa malu dan berdosa, mereka melambaikan tangan sambil tersenyum, seolah-olah bangga dengan perbuatan jahatnya terhadap rakyat, perampok berdasi, jangan dibilang korupsi, bilang saja maling dan perampok uang rakyat," paparnya.

Dana BLSM, kata Idrus, juga bukan dari pemerintah. Tetapi uang rakyat yang harus dikembalikan kepada rakyat. Idrus khawatir, setelah dana BLSM selesai, maka rakyat kesulitan mencari makan.

"Kalau BBM jadi naik, di Jakarta dibikin getek saja biar enggak pada pakai mobil. Karena mereka punya andil naiknya harga BBM, saya berharap BBM batal naik," tutupnya.
(san)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
50 menit yang lalu
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
1 jam yang lalu
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
2 jam yang lalu
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
4 jam yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
4 jam yang lalu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved