Rekontruksi pembunuhan juru masak Bu Juminten ricuh

Senin, 10 Juni 2013 - 12:48 WIB
Rekontruksi pembunuhan...
Rekontruksi pembunuhan juru masak Bu Juminten ricuh
A A A
Sindonews.com - Rekontruksi kasus pembunuhan berencana terhadap Dahwan (43), juru masak Warung Gudeg Bu Juminten di Jalan Ciputat Baru, RT01/05, No.19, Sawah Ciputat, Tangerang Selatan, berlangsung ricuh.

Bahkan, salah seorang ibu rumah tangga warga sekitar nyaris memukul DW (21), otak pembunuhan ketika digiring petugas memasuki tempat kejadian perkara. "Saya kesal saja. Wong majikannya baik," kata Nurul (43), warga sekitar yang berupaya memukul pelaku, di lokasi kejadian, Tangerang, Senin (10/6/2013).

Nurul mengatakan, korban dikenal sebagai sosok yang baik, ramah dan pendiam. Maka dari itu, warga sekitar sangat geram ketika korban diketahui tewas karena dibunuh. “Saya tadi pengen jambak dan pukul saja rasanya. Kesal mas, masa orang baik diperlakukan seperti itu,” cetusnya.

Sri (25), warga lainnya menambahkan, hal yang membuat warga semakin kesal adalah, setelah mengetahui korban tewas dengan tujuh luka tusukan. Perbuatan pelaku dinilai amat biadab dan tak pantas diberi pengampunan. Pasalnya, korban ditusuk dengan membabi buta di bagian dada, perut, dan leher tanpa belas kasihan.

“Hukum mati saja sekalian bang. Pelaku pantas dapat hukuman setimpal,” teriaknya lantang.

Proses rekontruksi sendiri dijaga aparat gabungan dari Polri dan TNI. Warga sekitar yang menyemut di lokasi, membuat petugas ekstra ketat menjaga jalannya rekontruksi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dahwan (43), pria asal Jogjakarta yang ditemukan tak bernyawa dalam kondisi bersimbah darah penuh luka tusukan, di dalam kamar mandi Warung Gudeg Bu Juminten, ternyata bukan tewas karena bunuh diri. Tetapi karena dibunuh empat rekan kerjanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Toni Harmanto mengatakan, terungkapnya kasus pembunuhan yang awalnya dilaporkan bunuh diri ini, bermula dari kecurigaan petugas terhadap tujuh luka tusukan di tubuh korban saat melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Sangat tidak dapat dicerna seseorang yang bunuh diri memiliki luka tusuk seperti itu. Tiga luka tusukan di bagian perut, dua di dada, dan dua di leher. Semuanya ada tujuh tusukan," katanya kepada wartawan.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
7 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
8 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Dalangi Pembunuhan...
Ukraina Dalangi Pembunuhan Jenderal Rusia tapi Tak Ubah Hasil Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved