Ini dosa Disdik Garut versi G2W

Jum'at, 07 Juni 2013 - 16:49 WIB
Ini dosa Disdik Garut...
Ini dosa Disdik Garut versi G2W
A A A
Sindonews.com - Kasus pemotongan dana bantusan siswa miskin di Garut ternyata sudah terendus cukup lama oleh Garut Governance Watch (G2W). Bahkan G2W menuding jumlah penerima BSM juga ikut di markup.

Sekjen Garut Governance Watch (G2W) Agus Rustandi mengatakan, pemotongan dana BSM di Garut telah berlangsung sejak lama. Setiap tahun, kata dia, modusnya tidak berubah, yakni harus menyerahkan sejumlah dana sebagai balas jasa ke oknum pejabat Disdik Kabupaten Garut.

“Selain pemotongan, jumlah siswa miskin di Garut juga diduga fiktif," katanya ketika dihubungi, Jumat (7/6/2013).

Ia membeberkan, siswa yang diajukan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat itu tidak terdaftar di sekolah penerima bantuan. Modus siswa fiktif itu dilakukan dengan cara mengajukan buku rapor bodong.
Setiap sekolah rata-rata mengajukan siswa fiktif sebanyak lima hingga 10 orang. Kejahatan ini tentu saja merugikan keuangan negara sekitar Rp5 miliar di setiap tahunnya.

"Keuntungannya, ya oknum di Disdik Kabupaten Garut yang menikmati,” tudingnya.

Sementara itu, terkait potongan BSM di Garut, salahseorang guru kelas VI di Garut menceritakan bagaimana besarnya potongan bagi siswa kelas VI. Mereka dipotong hingga mencapai 50 persen.

“Alasannya yakni untuk membiayai kegiatan ujian nasional. Padahal, untuk ujian nasional setiap siswa telah membayar sebesar Rp100 ribu dari bantuan operasional sekolah (BOS). Potongan ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya, jadi sudah dianggap kewajiban,” imbuh Enur, salah seorang guru kelas VI.

Akibat kondisi ini, Enur mengaku banyak diantara kebutuhan siswa yang tidak dapat terpenuhi. Padahal berdasarkan aturan bantuan dari pemerintah pusat, dana itu diberikan untuk memenuhi kebutuhan sekolah siswa seperti seragam, baju olah raga, sepatu, tas dan kebutuhan belajar lainnya.
(ysw)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
9 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
10 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved