Pengamat: Jika pelaku bom di Poso warga lokal, gawat!

Selasa, 04 Juni 2013 - 06:00 WIB
Pengamat: Jika pelaku...
Pengamat: Jika pelaku bom di Poso warga lokal, gawat!
A A A
Sindonews.com - Kasus bom bunuh diri di halaman Mapolres Poso, Sulawesi Tengah, merupakan sinyalemen buruk bagi Kepolisian Republik Indonesia. Pasalnya, jika diketahui pelaku bom bunuh diri merupakan warga lokal Poso, ada pertanda jika pergerakan terorisme di wilayah tersebut meningkat.

Hal itu dikatakan Pengamat Terorisme Noor Huda Ismail, kepada Sindonews, Selasa (4/6/2013). Menurutnya, kejadian bom bunuh diri di Poso bukan dilihat dari berapa jumlah korban dan kuatnya ledakkan, melainkan siapa pelakunya, dan dari kelompok mana.

"Ini bukan soal amatir atau tidak, tetapi yang harus dipastikan adalah siapa pelakunya, atau dari kelompok mana?. Jika pelakunya merupakan warga Poso atau lokal, artinya Teroris sudah mulai tumbuh subur di Poso. Jika memang lokal sudah pasti gawat, karena mereka tidak lagi membutuhkan teroris yang di impor dari Jawa," jelas Noor Huda.

Terkait penyerangan yang ditujukan kepada Polisi, Noor Huda menyebut jika ini merupakan pesan bahwa mereka masih ada dan siap untuk melakukan aksi teror. Meski dengan organisasi yang kecil.

"Mereka melakukan balas dendam atas terbunuhnya dan ditangkapinya rekan-rekan mereka dibeberapa wilayah di Jawa belum lama ini," jelasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, sebuah serangan bom bunuh diri terjadi di halaman Polres Poso, Senin (3/6) pagi. Seorang pria dengan berpakaian gamis nekat melakukan aksi bom bunuh diri. Beruntung tidak ada satupun petugas kepolisian yang menjadi korban dalam aksi itu.

Menurut saksi mata di lapangan, peristiwa itu terjadi pukul 08.00 WIT. Pelaku yang berjumlah satu orang berhasil melewati penjagaan Polres Poso dengan menggunakan sepeda motor.

Tak lama setelah melewati Pos Penjagaan, tiba-tiba sebuah ledakan terdengar cukup keras. Nampak, sebuah motor hancur terbakar, dan pelaku peledakkan bom tewas dengan kondisi tubuh tercerai berai terpotong-potong di depan teras sebuah Masjid di dalam Polres Poso.
(rsa)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved