IPW desak Polisi segera ungkap kasus penembakan Tito

Senin, 03 Juni 2013 - 21:08 WIB
IPW desak Polisi segera...
IPW desak Polisi segera ungkap kasus penembakan Tito
A A A
Sindonews - Kasus penembakan di Indonesia, khususnya di Jakarta bukanlah hal baru. Setiap saat kasus penembakan selalu muncul. Hal itu diungkapkan Neta S Pane Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW).

Menurutnya, kasus penembakan yang paling spektakuler adalah kasus Nazaruddin, yang akhirnya melibatkan sejumlah orang penting. Dalam kasus penembakan terhadap Tito Kei, ada tiga hal yang patut dicermati.

Pertama, penembaknya berdarah dingin. Dalam situasi ramai dan siang hari, bahkan orang-orang Tito ada di sekitar TKP, penembak tetap mampu melakukan eksekusi seakan tanpa ada rasa takut.

Kedua, lanjutnya, penembakannya sangat terlatih. Hal ini terlihat dari dua tembakan yang dilempaskannya mengenai sasaran yang mematikan. Padahal tembakan tersebut dilepaskannya sambil berjalan.

“Ketiga, pemebaknya sangat profesional. Hal ini terlihat dari cepatnya penembakan melakukan aksinya sehingga kawan-kawan Tito atau warga yang ada di sekitar TKP, tidak sempat memburunya," terang Neta S Pane Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW), melalui pers rilis yang disampaikan kepada Sindonews, Senin (3/6/2013).

Artinya, sebelum melakukan eksekusi tersangka sudah melakukan survei secara matang, sehingga dia bisa menghitung waktu, kapan muncul, dari mana muncul dan kemana harus melarikan diri agar tidak tertangkap massa.

Ketiga indikasi ini, katanya, harus dicermari polisi untuk mengungkap kasus penembakan ini. Dari ketiga indikasi ini bisa terlihat siapa sesungguhnya pelaku, apakah seorang pembunuh bayaran yang dibayar untuk menghabisi korban, atau pelakunya kalangan preman yang menjadi musuh bebuyutan korban.

Ia mengaku, melihat ketiga indikasi tadi sepertinya pelaku bukanlah dari kalangan preman. Sebab pelaku begitu terlatih dan profesional. Jika indikasi ini benar, bukan mustahil aksi-aksi serupa akan kembali terjadi dan meneror kalangan keluarga Kei.

“Untuk itu polisi diminta segera mengusut dan mengungkap pelaku penembakan tersebut, agar teror penembakan tidak terus merebak dan meresahkan masyarakat,” harapnya.
(stb)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
44 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved