Pelayanan e-Ticketing belum maksimal, Aspeka anggap wajar
Minggu, 02 Juni 2013 - 18:44 WIB
Pelayanan e-Ticketing belum maksimal, Aspeka anggap wajar
A
A
A
Sindonews.com - Sekjen Asosiasi Pengguna Kereta (Aspeka) Antoni Ladjar mengatakan, saat ini dirinya belum melihat perubahan dari pemberlakuan tiket elektronik.
Salah satu contohnya, ketika dirinya naik kereta dari Stasiun Lenteng Agung hendak menuju Stasiun Manggarai.
Namun karena dalam kereta terlalu padat penumpangnya, Antoni memilih untuk turun di Stasiun Tebet. Saat tiba di Stasiun Tebet dirinya tidak diharuskan untuk memasukkan kartu ke Card Dispenser, melainkan diserahkan kepada petugas.
"Sebelumnya yang saya dengar penumpang hanya bisa turun di stasiun yang disebutkan, tapi kenyataannya tidak demikian," ucap Antoni, Minggu (2/6/2013).
Dirinya menilai, hal tersebut merupakan suatu yang wajar, memang ini merupakan suatu proses. Sehingga diharapkan nantinya masyarakat bisa lebih cermat dalam menggunakan tiket elektronik.
Lebih lanjut dirinya berharap agar semua gerbang elektronik bisa berfungsi dengan baik, sebab itu memegang peranan penting.
"Ini merupakan proses menuju perbaikan, jika alatnya tidak berfungsi maksimal, tentunya akan menghambat," tuturnya.
Salah satu contohnya, ketika dirinya naik kereta dari Stasiun Lenteng Agung hendak menuju Stasiun Manggarai.
Namun karena dalam kereta terlalu padat penumpangnya, Antoni memilih untuk turun di Stasiun Tebet. Saat tiba di Stasiun Tebet dirinya tidak diharuskan untuk memasukkan kartu ke Card Dispenser, melainkan diserahkan kepada petugas.
"Sebelumnya yang saya dengar penumpang hanya bisa turun di stasiun yang disebutkan, tapi kenyataannya tidak demikian," ucap Antoni, Minggu (2/6/2013).
Dirinya menilai, hal tersebut merupakan suatu yang wajar, memang ini merupakan suatu proses. Sehingga diharapkan nantinya masyarakat bisa lebih cermat dalam menggunakan tiket elektronik.
Lebih lanjut dirinya berharap agar semua gerbang elektronik bisa berfungsi dengan baik, sebab itu memegang peranan penting.
"Ini merupakan proses menuju perbaikan, jika alatnya tidak berfungsi maksimal, tentunya akan menghambat," tuturnya.
(stb)