Enam tahun berturut-turut sekolah ini terbaik se-DIY
Minggu, 02 Juni 2013 - 12:13 WIB
Enam tahun berturut-turut sekolah ini terbaik se-DIY
A
A
A
Sindonews.com - Prestasi gemilang ditorehkan SDN 1 Panjatan, Kulonprogo. Sekolah ini berhasil mencatat nilai UN tertinggi se-DIY. Yang lebih membanggakan, prestasi ini sudah diraih SDN 1 Panjatan selama enam tahun berturut turut. Rata-rata nilai UN sekolah ini juga naik dari 27.31 menjadi 29,11.
Kepala SDN 1 Panjatan Totok Waskito Sanyoto mengatakan, tidak hanya menjadi yang terbaik di DIY, prestasi membanggakan lainnya karena 13 dari 39 siswa sekolah ini masuk peringkat 5-17 terbaik di DIY.
Totok mengaku prestasi ini cukup mengejutkan. Sebab, awalnya dia yang belum lama memimpin sekolah itu sempat khawatir prestasi sekolah akan turun. Namun kekhawatiran itu tidak terbukti.
“Saya sempat khawatir, tapi sekarang lega dan bangga,” kata Totok, Minggu (2/6/2013).
Dia menjelaskan, prestasi gemilang ini bukan tanpa perjuangan. Siswa sudah mempersiapkan Un jauh-jauh hari. Antara lain melalui pendalaman materi setiap hari menjelang UN. Bahkan pendalaman materi juga dilakukan di hari libur.
“Dukungan orang tua yang memberikan kesempatan anaknya belajar di rumah dengan baik turut memberi andil besar atas keberhasilan ini,” katanya.
Hasil UN sekolah ini diumumkan dengan cara ditempel di papan pengumuman. Namun sebelumnya siswa menjalankan shalat dhuha terlebih dahulu. Setelah kain penutup dibuka dan hasilnya diketahui, seluruh siswa beramai-ramai sujud sukur.
Anantya Aliya Arkanbariq yang meraih nilai UN 29,6 dan NA 28,9 mengaku senang berhasil melalui UN dan lulus dengan nilai memuaskan. “Saya senang dan bangga bias meraih peringkat terbaik,” ucapnya.
Kepala SDN 1 Panjatan Totok Waskito Sanyoto mengatakan, tidak hanya menjadi yang terbaik di DIY, prestasi membanggakan lainnya karena 13 dari 39 siswa sekolah ini masuk peringkat 5-17 terbaik di DIY.
Totok mengaku prestasi ini cukup mengejutkan. Sebab, awalnya dia yang belum lama memimpin sekolah itu sempat khawatir prestasi sekolah akan turun. Namun kekhawatiran itu tidak terbukti.
“Saya sempat khawatir, tapi sekarang lega dan bangga,” kata Totok, Minggu (2/6/2013).
Dia menjelaskan, prestasi gemilang ini bukan tanpa perjuangan. Siswa sudah mempersiapkan Un jauh-jauh hari. Antara lain melalui pendalaman materi setiap hari menjelang UN. Bahkan pendalaman materi juga dilakukan di hari libur.
“Dukungan orang tua yang memberikan kesempatan anaknya belajar di rumah dengan baik turut memberi andil besar atas keberhasilan ini,” katanya.
Hasil UN sekolah ini diumumkan dengan cara ditempel di papan pengumuman. Namun sebelumnya siswa menjalankan shalat dhuha terlebih dahulu. Setelah kain penutup dibuka dan hasilnya diketahui, seluruh siswa beramai-ramai sujud sukur.
Anantya Aliya Arkanbariq yang meraih nilai UN 29,6 dan NA 28,9 mengaku senang berhasil melalui UN dan lulus dengan nilai memuaskan. “Saya senang dan bangga bias meraih peringkat terbaik,” ucapnya.
(rsa)