Keluarga minta polisi ungkap otak penembakan Tito Kei
Sabtu, 01 Juni 2013 - 19:24 WIB
Keluarga minta polisi ungkap otak penembakan Tito Kei
A
A
A
Sindonews.com - Pihak keluarga meminta pihak kepolisian mengungkap pelaku dan otak di balik pembunuhan terhadap Tito Refra Kei kemarin malam. Hingga saat ini kepolisian belum belum dapat mengendus pelaku penembakan misterius ini.
"Ini musibah yang kami alami. Karena itu kita minta kepolisian dapat segera tuntaskan siapa pelakunya dan otak di balik peristiwa ini," kata Tim Kuasa Hukum sekaligus juru bicara keluarga Tito Kei, Cosmas Refra Kei, saat ditemui Sindonews di rumah duka, Sabtu (1/6/2013).
Pasca terjadinya insiden penembakan, pihak keluarga telah mengungkapkan secara langsung hal ini kepada Kapolres Bekasi Kombes Priyo Widyanto. Melihat kerja kepolisian, pihak keluarga percaya jika tim penyidik yang menangani kasus ini bisa mengungkap otak sekaligus pelaku penembakan.
"Saya bersama keluarga kemarin sudah bertemu langsung dengan Kapolres sekitar pukul 21:00 WIB di tempat kejadian perkara. Sepengetahuan saya, ada tiga saksi yang diperiksa. Mereka adalah yang ikut bermain kartu dengan Tito di warung depan," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto membeberkan, peristiwa penembakan terhadap tokoh pemuda asal Maluku Tito Refra yang juga adik kandung terpidanan kasus pembunuhan, Jhon Kei terjadi, Jumat 31 Mei sekira pukul 20.00 WIB malam.
"Kejadiannya di warung rokok depan rumah korban di Jalan Raya Titian Indah, RT 03/11, Kalibaru, Medan Satria, Bekasi Jawa Barat," jelasnya.
Perisitiwa itu bermula ketika Tito Refra tengah bermain kartu domino di teras depan rumahnya bersama rekan-rekannya yang bernama Gerry, Han, dan Petrus. Tanpa diduga, tiba-tiba muncul orang misterius yang mendekat lalu membuang tembakan ke arah korban.
"Korban tewas di tempat dengan luka tembak di bagian kepala belakang hingga tembus ke kepala depan," papar Rikwanto.
"Ini musibah yang kami alami. Karena itu kita minta kepolisian dapat segera tuntaskan siapa pelakunya dan otak di balik peristiwa ini," kata Tim Kuasa Hukum sekaligus juru bicara keluarga Tito Kei, Cosmas Refra Kei, saat ditemui Sindonews di rumah duka, Sabtu (1/6/2013).
Pasca terjadinya insiden penembakan, pihak keluarga telah mengungkapkan secara langsung hal ini kepada Kapolres Bekasi Kombes Priyo Widyanto. Melihat kerja kepolisian, pihak keluarga percaya jika tim penyidik yang menangani kasus ini bisa mengungkap otak sekaligus pelaku penembakan.
"Saya bersama keluarga kemarin sudah bertemu langsung dengan Kapolres sekitar pukul 21:00 WIB di tempat kejadian perkara. Sepengetahuan saya, ada tiga saksi yang diperiksa. Mereka adalah yang ikut bermain kartu dengan Tito di warung depan," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto membeberkan, peristiwa penembakan terhadap tokoh pemuda asal Maluku Tito Refra yang juga adik kandung terpidanan kasus pembunuhan, Jhon Kei terjadi, Jumat 31 Mei sekira pukul 20.00 WIB malam.
"Kejadiannya di warung rokok depan rumah korban di Jalan Raya Titian Indah, RT 03/11, Kalibaru, Medan Satria, Bekasi Jawa Barat," jelasnya.
Perisitiwa itu bermula ketika Tito Refra tengah bermain kartu domino di teras depan rumahnya bersama rekan-rekannya yang bernama Gerry, Han, dan Petrus. Tanpa diduga, tiba-tiba muncul orang misterius yang mendekat lalu membuang tembakan ke arah korban.
"Korban tewas di tempat dengan luka tembak di bagian kepala belakang hingga tembus ke kepala depan," papar Rikwanto.
(hyk)