Ini keganjilan surat dukungan PPNUI ke KarSa

Sabtu, 01 Juni 2013 - 18:32 WIB
Ini keganjilan surat...
Ini keganjilan surat dukungan PPNUI ke KarSa
A A A
Sindonews.com - Adanya dukungan dari Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) terhadap dua pasangan cagub Jatim dinilai ada yang direkayasa. Cawagub Jatim Herman S Sumawiredja menduga, dukungan PPNUI.

Cawagub Jatim pasangan Khofifah, Herman S Sumawiredja membeberkan bahwa tanda tangan Ketua Umum PPNUI atas nama Dr KH M Yusuf Humaidi, MA adalah palsu pada surat keputusan nomer KEP-129.05/DPP-PPNUI/V/2013 tertanggal 11 Mei.

Dalam surat tersebut menyatakan pengesahan DPW PPNUI Jatim priode 2013-2014. Dalam kepengurusan ini, DPW PPNUI menyatakan mendukung pasangan Inkumben.

"Jika surat ini tidak bermasalah maka dukungan PPNUI ke pasangan KarSa adalah sah. sebab surat ini usianya lebih muda dibanding dengan kepengurusan yang mendukung pasangan Khofifah-Herman tertanggal 26 April 2013," kata Mantan Kapolda Jatim ini di Surabaya, Sabtu (1/6/2013).

Semula Herman mengaku heran ketika muncul surat tertanggal 11 Mei 2013 itu. Namun ternyata pihaknya melakukan klarifikasi kepada Ketua DPP PPNUI.

Hasilnya, Dr KH M Yusuf Humaidi, MA menyatakan tidak pernah menandatangani surat tersebut. Ia merasa tanda tangan dalam surat itu sengaja dipalsukan. Dan yang ditandatangani adalah SK DPP PPNUI nomer KEP-29.90/DPP-PNUI/I/2013 tertanggal 26 April 2013.

"Tanpa harus menggunakan ahli forensik, tanda tangan tersebut memang dipalsu. Berbeda dengan tanda tangan Pak Yusuf yang asli. Atas dasar itulah, Pak Yusuf melaporkan Sekjend PPNUI Andi William Irfan ke Bareskrim Mabes Polri karena diduga telah memalsukan tanda tangan," jelas pria asal Jawa Barat ini.

Laporang dengan dugaan pemalsuan ini bernomor LP: 446/V/2013/Bareskrim tertanggal 31 Mei 2013.

Untuk memperkuat dukungan itu, lanjut Herman, Ketua DPP PPNUI ini telah memberikan pernyataan terkait keluarnya dukungan ganda ini. Namun demikian, keputusan tetap ada di tangan KPU Jatim untuk mementukan apakah pasangan Khofifah-Herman ini bisa maju sebagi calon untuk berebut kursi Jawa Timur satu di 29 Agustus 2013 mendatang.

"Saya yakin KPU Jatim akan bersikap obyektif dengan melihat fakta-fakta yang ada. Tanpa harus uji forensik kita saja sudah tahu kalau tanda tangan di surat 11 Mei 2013 adalah palsu," tandasnya.

Jika dukungan PPNUI kepada pasangan Khofifah-Herman ini diakui maka diprediksi pasangan yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama sejumlah parpol non parlemen ini bakal lolos dari lubang jarum.
(ysw)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved