Siswa SMUN 1 Bawang ubah urine manusia jadi bahan bakar

Rabu, 29 Mei 2013 - 10:38 WIB
Siswa SMUN 1 Bawang...
Siswa SMUN 1 Bawang ubah urine manusia jadi bahan bakar
A A A
Sindonews.com - Menakjubkan, siswa SMU di Banjarnegara, Jawa Tengah, berhasil menciptakan bahan bakar alternatif pengganti minyak tanah. Uniknya, bahannya terbuat dari urine manusia dan limbah salak. Penasaran?.

Adalah SMU Negeri 1 Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah, yang berhasil melakukan itu. Lantaran bahan bakar baik minyak ataupun gas harganya terus melambung, mereka melakukan terobosan menciptakan bahan bakar alternatif. Atas temuan siswa ini, mereka beri nama binolisi atau bio etanol urine manusia.

"Bio etanol urine manusia ini mampu menyala layaknya minyak tanah. Bahkan untuk satu liter mampu bertahan menyala hingga selama enam jam," jelas seorang siswa SMUN 1 Bawang, Asita, Rabu (29/5/2013).

Pembuatannya ternyata cukup sederhana. Yaitu dengan cara fermentasi dan distilasi sederhana. Caranya mencampurkan 20 liter urine manusia di tambah 20 liter perasan limbah salak dan dua kilo gram gula. Selanjutnya, bahan yang telah tercampur ini di simpan dalam toples yang tertutup rapat untuk di fermentasi selama 21 hari, hingga menghasilkan etanol dan co 2.

"Setelah jadi, dilakukan proses destilasi atau pemisahan etanol dengan di panaskan pada suhu 100 derajat celsius. Melalui proses pemanasan ini akan tebentuklah bio etanol urine manusia atau binolisi yang siap di gunakan".

"Awal idenya melihat banyak limbah urine atau kotoran di toilet sekolah yang terbuang sia-sia. Atas dasar itu kami terus melakukan penelitian dan percobaan," sambungnya.

Bio etanol urin manusia ini tidak berwarna dan bening, bau menyengat dan sangat mudah terbakar. Bahkan, jika di nyalakan dengan korek api akan menghasilkan api yang berwarna biru menyerupai api dari gas elpiji.

Para siswa ini berharap temuan mereka bisa berguna masyarakat. Mereka hingga saat ini juga masih terus berusaha untuk menciptakan karya pengganti bensin atau premium kendaraan yang harganya kian melambung.
(rsa)
Berita Terkait
Dukung Personalisasi...
Dukung Personalisasi Belajar, Teknologi Pendidikan Tetap Relevan Pasca Covid-19
Kemendikdasmen dan Google...
Kemendikdasmen dan Google Luncurkan Program Pendidikan Berbasis Teknologi
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Kesinambungan Transformasi...
Kesinambungan Transformasi Teknologi Episode Merdeka Belajar
Produksi Laptop di Indonesia,...
Produksi Laptop di Indonesia, Zyrex Gandeng Pegatron
Eduversal Kenalkan Pembelajaran...
Eduversal Kenalkan Pembelajaran Berbasis Teknologi ke Guru
Berita Terkini
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
57 menit yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
1 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
2 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
4 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
13 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
15 jam yang lalu
Infografis
RDF Plant Rorotan Mampu...
RDF Plant Rorotan Mampu Hasilkan Ratusan Ton Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved