Mayoritas Cabup Ciamis ogah bayar pajak reklame

Senin, 29 April 2013 - 20:52 WIB
Mayoritas Cabup Ciamis...
Mayoritas Cabup Ciamis ogah bayar pajak reklame
A A A
Sindonews.com - Mayoritas Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ciamis yang sudah marak memasang baliho dan spanduk di wilayah Kabupaten Ciamis, ternyata belum membayar pajak reklame melalui Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Kabupaten Ciamis.

Berdasarkan data DPKAD dan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Ciamis, dari sekian banyak calon bupati dan wakil bupati ternyata baru satu calon yang membayar pajak reklame. Hal itu, terungkap dalam rapat kerja Komisi II DPRD Ciamis yang membahasa tentang sektor pendapatan di Ciamis, Senin (29/4/2013).

Anggota Komisi II DPRD Ciamis Dedi Rusnandi menyebutkan, pihaknya cukup kaget karena dari sekian banyak calon bupati dan wakil bupati ternyata yang tertib administrasi membayar pajak reklame untuk PAD, baru satu calon.

“Selain dinas terkait diminta untuk proaktif mendatangi tim sukses calon soal pembayaran pajak reklamenya, dalam pembahasan itu juga sempat mengemuka soal jaminan keamanan atau timbal balik dari pemerintah untuk baliho dan spanduk yang sudah membayar,” terang Dedi ditanya di Kantor PWI Ciamis, Senin (29/4/2013).

Dedi menegaskan, dalam rapat kerja sempat dibahas soal jaminan keamanan antara baliho yang sudah membayar pajak dan baliho ilegal. Paling tidak, keamanan baliho yang sudah membayar pajak harus benar-benar terjaga.

“Jangan sampai, baliho yang sudah bayar pajak tertutupi baliho baru atau malah rusak dan sebagainya,” terang Dedi.

Sementara soal pendapatan daerah secara umum, kata Dedi, dalam rapat tersebut juga diungkapkan pendapatan daerah dalam triwulan pertama di 2013 sudah mencapai 30-35 persen.

“Atas pencapaian pendapatan yang cukup baik itu, DPRD Ciamis khusunya Komisi II sangat mengapresiasi bagus,” pungkas Dedi.

Wakil Ketua DPRD Ciamis Didi Sukardi menambahkan, pihaknya menyepakati agar pemerintah daerah membuat aturan soal jaminan keamanan untuk baliho yang sudah tertib membayar pajak, baik kemanana dari keteraturan titik reklamenya ataupun masa pemasanganya.

“Menurut saya, penegak perda adalah Satpol PP, sehingga yang berhak mencopot baliho illegal adalah Satpol PP. Sehingga, untuk kewajiban menjaga juga harus dilakukan oleh Satpol PP,” terang Didi.

Sejumlah nama calon bupati dan wakil bupati yang sudah marak memasang baliho dan ternyata belum membayar pajak, diantaranya Calon Bupati/Wakil Bupati Budi Kurnia, Jeje Wiradinata, Irma Bastaman, Aan Setiawan, Akasah, Didi Sukardi, Bagus dan sejumlah nama calon lain. Sementara Calon Bupati Iing Syam Arifien dinyatakan sudah membayar pajak reklame.
(rsa)
Berita Terkait
Kepala Daerah Politisasi...
Kepala Daerah Politisasi Program Pemerintah Bisa Diancam Pidana
Kepala Daerah Baru Momentum...
Kepala Daerah Baru Momentum Penguatan Etika Pemerintahan
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Soroti Rendahnya Gaji...
Soroti Rendahnya Gaji Kepala Daerah, KPK: Rawan Godaan Korupsi
Ayu Asalasiyah Resmi...
Ayu Asalasiyah Resmi Dilantik Jadi Bupati Way Kanan
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved