Ahok: Tak terima digusur? silakan geruduk rumah saya
Jum'at, 26 April 2013 - 12:44 WIB
Ahok: Tak terima digusur? silakan geruduk rumah saya
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merasa tidak khawatir jika akhirnya warga yang tinggal dibantaran waduk Pluit menuntut dirinya. Menurutnya, silakan saja datang menuntut kerumahnya, asal tidak melakukan pengerusakan.
"Geruduk rumah saya ya silakan. Tapi, kalau anda merusak ya anda dihukum. Ya, hubungan apa dengan saya apa? Emang saya yang nyuruh," ujar Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (26/4/2013).
Pria yang biasa dipanggil Ahok mengatakan, protes warga yang tinggal dibantaran waduk Pluit bisa disadarinya. Namun, keberadaan mereka yang menggunakan lahan waduk dinilai salah tempat. Dia menginginkan para warga yang tinggal dibantaran tersebut tidak dipindahkan.
"Ya, kan saya maunya juga enggak dipindahkan. Kayak saya ini sudah 20 tahun di sana," kata Ahok,
Sebelumnya, Sejumlah warga bantaran Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, memprotes pembongkaran dan penggusuran tempat tinggal mereka. Mereka menilai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah melupakan janji kampanyenya untuk melindungi rakyat kecil.
Warga yang tinggal dibantaran Waduk Pluit menolak alasan Pemprov DKI yang menilai rencana pengosongan lahan sebagai upaya untuk mengatasi banjir tahunan di Ibukota.
Seperti diberitakan, pemerintah DKI Jakarta telah melakukan pembongkaran sebanyak 30 bangunan yang berada di sisi barat Waduk Pluit. Dari total 998 rumah yang berdiri disisi barat waduk, sudah terbongkar sebanyak 710 rumah. Kini, masih terdapat ribuan rumah yang masih berdiri disisi timur bantaran Waduk Pluit.
"Geruduk rumah saya ya silakan. Tapi, kalau anda merusak ya anda dihukum. Ya, hubungan apa dengan saya apa? Emang saya yang nyuruh," ujar Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (26/4/2013).
Pria yang biasa dipanggil Ahok mengatakan, protes warga yang tinggal dibantaran waduk Pluit bisa disadarinya. Namun, keberadaan mereka yang menggunakan lahan waduk dinilai salah tempat. Dia menginginkan para warga yang tinggal dibantaran tersebut tidak dipindahkan.
"Ya, kan saya maunya juga enggak dipindahkan. Kayak saya ini sudah 20 tahun di sana," kata Ahok,
Sebelumnya, Sejumlah warga bantaran Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, memprotes pembongkaran dan penggusuran tempat tinggal mereka. Mereka menilai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah melupakan janji kampanyenya untuk melindungi rakyat kecil.
Warga yang tinggal dibantaran Waduk Pluit menolak alasan Pemprov DKI yang menilai rencana pengosongan lahan sebagai upaya untuk mengatasi banjir tahunan di Ibukota.
Seperti diberitakan, pemerintah DKI Jakarta telah melakukan pembongkaran sebanyak 30 bangunan yang berada di sisi barat Waduk Pluit. Dari total 998 rumah yang berdiri disisi barat waduk, sudah terbongkar sebanyak 710 rumah. Kini, masih terdapat ribuan rumah yang masih berdiri disisi timur bantaran Waduk Pluit.
(rsa)