Siswa di Papua banyak yang kesulitan kerjakan soal
Senin, 22 April 2013 - 13:22 WIB
Siswa di Papua banyak yang kesulitan kerjakan soal
A
A
A
Sindonews.com - Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP sederajat di Manokwari, Papua Barat, berjalan aman dan lancar. Meski demikian, sejumlah siswa mengaku kesulitan mengisi lembar jawaban saat mengerjakan soal mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Di SLTP Negeri 3 Manokwari, para guru pengawas harus membantu siswa untuk mengisi lembar jawaban. Bahkan, para guru pengawas harus membantu siswa memisahkan lembar jawaban dari lembar soal. Selain itu, banyaknya tipe soal ujian juga membingungkan siswa. Akibatnya, sejumlah siswa baru mengisi lembar jawaban ujian sekira 30 menit kemudian.
Sementara, beberapa siswa di sekolah tersebut juga terlambat mengikuti ujian. Pasalnya, daerah Manokwari dan sekitarnya diguyur hujan lebat sejak pagi hari. Di hari pertama, lima siswa tidak hadir mengikuti ujian nasional, tiga diantaranya dipastikan tidak lulus.
Kepala sekolah SLTP Negeri 3 Manokwari, Frans Wage mengaku telah mendaftarkan 293 siswa untuk UN kali ini. Namun, hingga pelaksanaan ujian, tiga siswa dipastikan tidak lulus karena meninggal dunia, sementara dua siswa lainnya tanpa keterangan yang jelas.
“Mereka yang mengundurkan diri sudah kami daftarkan. Nomor ujiannya juga sudah kami antar ke rumah masing-masing, namun tidak ada jawaban,” jelasnya, Senin (22/4/2013).
Tahun ini, Papua Barat menyertakan lebih dari 12.00 siswa dalam pelaksanaan ujian nasional tingkat SLTP sederajat. Sementara 3 ribu siswa lebih terdaftar di kabupaten Manokwari.
Di SLTP Negeri 3 Manokwari, para guru pengawas harus membantu siswa untuk mengisi lembar jawaban. Bahkan, para guru pengawas harus membantu siswa memisahkan lembar jawaban dari lembar soal. Selain itu, banyaknya tipe soal ujian juga membingungkan siswa. Akibatnya, sejumlah siswa baru mengisi lembar jawaban ujian sekira 30 menit kemudian.
Sementara, beberapa siswa di sekolah tersebut juga terlambat mengikuti ujian. Pasalnya, daerah Manokwari dan sekitarnya diguyur hujan lebat sejak pagi hari. Di hari pertama, lima siswa tidak hadir mengikuti ujian nasional, tiga diantaranya dipastikan tidak lulus.
Kepala sekolah SLTP Negeri 3 Manokwari, Frans Wage mengaku telah mendaftarkan 293 siswa untuk UN kali ini. Namun, hingga pelaksanaan ujian, tiga siswa dipastikan tidak lulus karena meninggal dunia, sementara dua siswa lainnya tanpa keterangan yang jelas.
“Mereka yang mengundurkan diri sudah kami daftarkan. Nomor ujiannya juga sudah kami antar ke rumah masing-masing, namun tidak ada jawaban,” jelasnya, Senin (22/4/2013).
Tahun ini, Papua Barat menyertakan lebih dari 12.00 siswa dalam pelaksanaan ujian nasional tingkat SLTP sederajat. Sementara 3 ribu siswa lebih terdaftar di kabupaten Manokwari.
(rsa)