Sungai Mahakam minta puluhan makam

Jum'at, 19 April 2013 - 06:00 WIB
Sungai Mahakam minta...
Sungai Mahakam minta puluhan makam
A A A
Sindonews.com - Tiga hari ini, suasana PT Kalamur dan PT Melapi Timber nampak sepi dari aktivitas. Tak ada riuh suara buruh yang biasa berpeluh. Mesin-mesin nampak mati, tak bersuara. Hanya nampak beberapa orang petugas jaga yang hilir mudik memantau keamanan perusahaan kayu tersebut.

Dua hari lalu, tepatnya sore hari, perusahaan itu menjadi sorotan masyarakat, lantaran puluhan karyawannya menjadi korban dalam indisen tenggelamnya kapal KM Arinda, kapal yang biasa mengangkut mereka untuk pergi dan pulang kerja. Sungai Mahakam menjadi saksi bisu jeritan para karyawan tersebut.

Sebelum kejadian, satu dari tiga kapal yang biasa mereka gunakan merapat ke dermaga PT Kalamur. Sejumlah karyawan sore itu berniat berganti shift dengan shift lainnya. Setelah mengantarkan karyawan yang masuk shift sore, Kapal itu pun siap bergegas kembali untuk mengantarkan karyawan shift pagi.

Karena ingin cepat, 57 karyawan-pun langsung naik ke kapal kayu itu. Padahal, kapal sewaan perusahaan itu hanya memiliki kapasitas maksimum 40 penumpang. "Data manifes kami, 57 karyawan yang naik kapal itu, mereka sebagian besar perempuan," jelas Humas PT Kalamur Aan Setiawan kepada Sindonews, Jumat (19/4/2013).

Kapal itupun melaju. Nampak, para penumpang memenuhi bagian depan kapal. Di tengah perjalanan, sang nahkoda kapal ternyata mengecilkan saluran bensinnya, maksudnya agar irit. Namun, karena aliran bahan bakar mengecil, kapal itupun mendadak mati mesin. Keteganganpun dimulai.

Tanpa disadari, bagian depan kapal itu ternyata juga mengalami kebocoran. Airpun dengan cepat merambah masuk ke buritan kapal. Suasana-pun panik. Nampak nahkoda Kapal Tedi Noor Arifin (21), berkali-kali menghidupkan mesin, namun gagal. Karena air mulai memenuhi kapal, Tedi-pun pasrah.

"Sebelum tenggelam, Nahkoda kapal berteriak, kapal akan segera tenggelam," jelas salah satu penumpang selamat, Yanti.

Sontak, puluhan penumpang berteriak histeris. Semua berusaha menyelamatkan dirinya masing-masing. Sialnya, hanya sedikit jumlah pelampung yang tersedia. Yang kalah cepat, segera berfikir cepat. Puluhan orang tampak meluncur segera ke laut. Sebagian dari mereka, ternyata tak bisa berenang. Nahas, mereka tenggelam dan hilang.

"3 orang tewas, 20 orang selamat, dan 20 orang hilang," ungkap Humas PT Kalamur, Aan Setiawan.

Data itu ternyata berbeda dengan data yang disebutkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Sindonews. BNPB menyebutkan sebanyak 3 orang tewas, 30 selamat, dan 30 hilang.

Tedi sang Nahkoda-pun ternyata satu dari korban selamat lainnya. Dan kini, dia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tenggelamnya KM Arinda di Sungai Mahakam.

"Nakhoda kapal kita amankan dan kita periksa. Dalam pemeriksaan, dia terbukti bersalah, dan selanjutnya kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kepala Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Kompol Harun Purwoko, Rabu (17/4/2013) malam.

Ia dikenai Pasal 359 KUHP atas dasar kealpaan sehingga menyebabkan nyawa melayang. "Ancaman bisa sampai lima tahun. Belum lagi nanti kalau terbukti tidak memiliki surat kecakapan mengemudi kapal, akan dikenai Undang-Undang Pelayaran," kata Harun.
(rsa)
Berita Terkait
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Pencarian Korban Kapal...
Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Pontianak
KM Ladang Pertiwi yang...
KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam Rupanya Berpenumpang 50 Orang
Tim DVI Polda Sulsel...
Tim DVI Polda Sulsel Identifikasi 1 Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi
Bagaimana Menyelamatkan...
Bagaimana Menyelamatkan Kapal Selam Titan Jika Ditemukan? Begini Opsi yang Dilakukan
Tangis Pecah di Buton...
Tangis Pecah di Buton Tengah, 15 Korban Kapal Tenggelam Dimakamkan dalam 1 Liang
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
4 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
5 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
6 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
6 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
8 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved