4 sekolah belum dapat soal UN
Rabu, 17 April 2013 - 10:24 WIB
4 sekolah belum dapat soal UN
A
A
A
Sindonews.com - Empat sekolah dari 41 sekolah tingkat SMU se Kabupaten Maros, Sulsel belum mendapatkan soal Ujian Nasional (UN). Sejumlah guru mengaku memikul beban moral karena sebelumnya UN sempat tertunda.
Keempat sekolah itu SMA 12 Cenrana, SMA Nasional, Madrasah aliyah Barandasi, Madrasah Aliyah Darul Ulum Ammasangeng.
Menurut Ketua Koordinator UN untuk wilayah Maros, Prof Yusran, untuk soal UN bagi keempat sekolah akan diupayakan masuk hari ini. Sehingga pelaksanaan ujian untuk keempat sekolah tidak tertunda.
"Kami upayakan soal masuk hari ini juga. Diperkirakan, sekitar pukul 01.00 wita," jelasnya saat dihubungi, Rabu (17/4/2013).
Salah satu Guru Madrasah Aliyah Barandasi kabupaten Maros, Mardiah mengatakan, pihaknya merasa gundah dan beban moral karena setelah pelaksanaan UN sempat tertunda, soal UN untuk sekolah mereka pun belum datang.
"Jika memang soal untuk sekolah kami tidak datang, maka saya meminta pelaksanaan UN ditunda. Karena itu sangat merugikan siswa kami. Bagaimana penilaian orang tua murid kepada sekolah kami. Juga bagaimana nantinya perasaan siswa kami. Jelas kami sangat kecewa," jelasnya.
Dia menuturkan, untuk sekolahnya ada sekitar 71 siswa yang akan mengikuti UN karena soalnya belum tiba. Ke 71 siswa itu saat ini masih berkumpul di sekolah untuk memastikan pelaksanaan UN jadi diselenggarakan besok.
Keempat sekolah itu SMA 12 Cenrana, SMA Nasional, Madrasah aliyah Barandasi, Madrasah Aliyah Darul Ulum Ammasangeng.
Menurut Ketua Koordinator UN untuk wilayah Maros, Prof Yusran, untuk soal UN bagi keempat sekolah akan diupayakan masuk hari ini. Sehingga pelaksanaan ujian untuk keempat sekolah tidak tertunda.
"Kami upayakan soal masuk hari ini juga. Diperkirakan, sekitar pukul 01.00 wita," jelasnya saat dihubungi, Rabu (17/4/2013).
Salah satu Guru Madrasah Aliyah Barandasi kabupaten Maros, Mardiah mengatakan, pihaknya merasa gundah dan beban moral karena setelah pelaksanaan UN sempat tertunda, soal UN untuk sekolah mereka pun belum datang.
"Jika memang soal untuk sekolah kami tidak datang, maka saya meminta pelaksanaan UN ditunda. Karena itu sangat merugikan siswa kami. Bagaimana penilaian orang tua murid kepada sekolah kami. Juga bagaimana nantinya perasaan siswa kami. Jelas kami sangat kecewa," jelasnya.
Dia menuturkan, untuk sekolahnya ada sekitar 71 siswa yang akan mengikuti UN karena soalnya belum tiba. Ke 71 siswa itu saat ini masih berkumpul di sekolah untuk memastikan pelaksanaan UN jadi diselenggarakan besok.
(ysw)