50 persen hidran di gedung pemerintahan Depok tak berfungsi

Jum'at, 05 April 2013 - 15:59 WIB
50 persen hidran di...
50 persen hidran di gedung pemerintahan Depok tak berfungsi
A A A
Sindonews.com - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok mengakui, terdapat sejumlah perangkat pemadam kebakaran di beberapa gedung pemerintahan di Depok tak berfungsi optimal. Hal itu diketahui dari inspeksi yang dilakukan Dinas Damkar ke tiap dinas.

Namun Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok Yayan Aryanto memastikan, pihaknya sudah mengevaluasi dan mengoptimalkan perangkat kebakaran tersebut. Hal itu untuk mencegah terjadinya kebakaran di gedung vital seperti gedung pemerintahan.

"Memang ada yang tidak berfungsi, tapi kita sudah perbaiki dan evaluasi, idealnya harus punya appar, hidran dan springkler itu harus berfungsi seluruhnya, baik di Balai Kota, DPRD, atau dinas-dinas," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota Depok, Jumat (05/04/2013).

Yayan menambahkan, sebesar 50 persen jumlah hidran yang tersedia di Depok tidak berfungsi. Dari keseluruhan hidran yang tidak bekerja itu, jumlahnya sebanyak 76 unit.

''Dari sebanyak 152 hidran yang ada, separuhnya tidak berfungsi,'' katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan hidran di setiap kota sangat penting. Sebab, hidran merupakan salah satu sumber air yang diperlukan petugas damkar, untuk sesegera mungkin memadamkan api. Selain dari sejumlah kapasitas air yang dibawa unit damkar, dan sumber air dari sungai.

Yayan menerangkan, pentingnya 100 persen jumlah hidran juga bertujuan untuk lebih mempercepat waktu tanggap petugas damkar tiba di lokasi kebakaran.

''Tahun lalu 2012 respond time kami dari targetnya yang 20 menit, 17,36 menit, tahun sebelumnya lagi 2011, waktu tanggap petugas Damkar Depok sampai di lokasi ialah 18 menit," tuturnya.

Oleh karena itu, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Depok, untuk mempersiapkan hidran-hidran yang belum optimal tersebut.

Sebab, kendala yang dihadapi PDAM Depok terkait penyediaan sumber air ini dikatakan, masih menggantungnya status aset-aset kepemilikan antara PDAM Depok dan Bogor.

''Oleh karena itu, ini persiapan hidran diawal sudah dikoordinasikan dengan PDAM, selain berkoordinasi dengan PDAM, untuk pengoptimalan daya kerja petugas Damkar, Dinas Damkar Depok juga meminta penambahan titik-titik hidran di jalan-jalan di Kota Depok. Titik hidran agar dilengkapi, apabila ada jaringan-jaringan air baru,'' kata Yayan.
(stb)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Usia ke-21 Kota Depok,...
Usia ke-21 Kota Depok, Momentum Refleksi Diri
Berita Terkini
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
22 menit yang lalu
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
1 jam yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
4 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
5 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
6 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
13 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved