Dukungan APNP ke Karsa bisa berubah

Selasa, 02 April 2013 - 11:09 WIB
Dukungan APNP ke Karsa...
Dukungan APNP ke Karsa bisa berubah
A A A
Sindonews.com - Sifat Politik yang dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu bakal berlaku bagi dukungan Aliansi Partai Non Parlemen (APNP).

Parpol Gurem yang telah menyatakan mendukung pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) bakal berubah karena tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim belum dimulai. Demikian disampaikan Dewan Pembina APNP Jawa Timur Ridwan Hisjam.

"Ya memang politik itu dinamis. Bisa berubah sewaktu-waktu. Partai politik kan memiliki otonomi yang berpatokkan pada Undang-undang Parti Politik. Belum pasti dukungan para Parpol non Parlemen ini ke KarSa di Pilgub Jatim nanti," kata Ridwan, di Surabaya, Selasa (2/4/2013).

Ia menjelaskan, memang APNP telah menyerahkan dukungan tersebut ke KPU Jatim. Namun, dukungan tersebut belum masuk dalam tahapan Pilgub. Karena, pasangan calon belum mendaftar ke KPU dan juga parpol pengusung atau pendukung. Karena memang tahapan Pilgub Jatim baru akan dimulai pada tanggal 29 Mei 2013.

Lain bedanya ketika pendaftaran itu dilakukan pada tahapan Pilgub. "Kalau saat itu bisa dipastikan dan tidak bisa berubah karena sudah ada kekuatan yang mengikat oleh KPU. Selama dilakukan di luar tahapan maka bisa berubah," ujar Bendahara Umum Partai Golkar ini.

Ia mencontohkan yang terjadi pada Partai Keadilan dan Pembangunan Indonesia (PKPI). Sebelumnya, PKPI Jatim yang juga tergabung dalam APNP menyatakan mendukung pasangan KarSa. Namun dalam perjalanannya, Ketua PKPI Jawa Timur di-Plt dan Ketua Umum PKPI Sutiyoso menyatakan telah mendukung Khofifah Indar Parawansa.

"APNP ini bukanlah Partai Politik (Parpol). Lembaga ini seperti forum kerukunan parpol saja. Sementara kewenangan berada di masing-masing partai yang tentunya ditentukan oleh pusat dan daerah (Jawa Timur) hanya mengikutinya," jelas Mantan Cawagub dalam Pilgub 2008 lalu.

Ridwan mengaku persoalan ini adalah berbicara mekanisme dalam partai Politik. Ia juga mengatakan, Politik itu sarat dengan misteri namun tetap saja dinamis.

Pria yang akrab disapa Tatok ini juga mengaku, belum pasti nanti Soekarwo dan Saifullah Yusuh dapat bersama sebagai Cagub dan Cawagub di Pilgub Jatim 2013.

"Kalau mereka berdua ada masalah bisa saja bercerai. Karena memang belum tahapan Pilgub sehingga pasangan ini juga belum pasti," tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
23 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved