Selebaran perubahan jadwal perjalanan KRL dijual Rp1.000
Senin, 01 April 2013 - 08:17 WIB
Selebaran perubahan jadwal perjalanan KRL dijual Rp1.000
A
A
A
Sindonews.com - Kebijakan PT KAI dalam meningkatkan pelayanan dengan merubah perjalanan KRL, ternyata banyak dimanfaatkan pedagang koran.
Berdasarkan pantaun SINDO di Stasiun Bogor, pedagang koran memanfaatkan penumpang yang kebingungan menanyakan perihal perubahan jadwal.
Selain menawarkan koran yang dijajakan, pedagang tersebut langsung mengambil momen penumpang yang bertanya keberangkatan kereta pertama.
"Ini kereta tujuan mana mas?," tanya salah satu calon penumpang kepada pedagang koran di peron (jalur) 3, Stasiun Bogor, Senin (1/4/2013) pagi.
"Ini kereta pertama pak, berangkat jam 04.00 WIB. Sekarang jadwal sudah berubah dimajukan setengah jam, kalau mau ini dua lembar jadwal perjalanan kereta Rp1.000," ujar pedagang koran di dalam Stasiun Bogor.
Entah pedagang tersebut mendapat jadwal perjalanan KRL dari mana, mestinya, menurut Andri (25) warga Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, selebaran tersebut dibagikan secara gratis.
"Apalagi ini perubahan jadwal kurang sosialisasi. Buktinya masih banyak calon penumpang yang menanyakan kepada petugas keamanan stasiun. Harusnya sosialisasi gencar baik melalui media maupun selebaran," katanya.
Meski demikian, penjualan selebaran perubahan jadwal perjalanan KRL itu banyak diminati calon penumpang.
"Wah bagus ini, mau dong saya, nanti foto copy ya, soalnya penting ini saya hanya seminggu sekali pakai kereta jadi harus tahu jadwal perjalanan," ungkap Amri (25), warga Gunung Batu, Bogor Barat, Kota Bogor kepada temannya yang membeli jadwal perjalanan KRL.
Sementara itu, tak sedikit calon penumpang asal Bogor yang setiap harinya menggunakan jasa transportasi massal ini senang, dengan adanya perubahan jadwal KRL Commuterline lebih awal.
"Bagus ini, jadi bisa sampai kantor lebih awal, karena lihatlah saja nggak sedikit penumpang yang naik KRL commuterline pemberangkatan pertama. Tapi harusnya jadwal dibagikan secara gratis oleh PT KAI, bukan dijual lewat pedagang koran," katanya.
Berdasarkan pantaun SINDO di Stasiun Bogor, pedagang koran memanfaatkan penumpang yang kebingungan menanyakan perihal perubahan jadwal.
Selain menawarkan koran yang dijajakan, pedagang tersebut langsung mengambil momen penumpang yang bertanya keberangkatan kereta pertama.
"Ini kereta tujuan mana mas?," tanya salah satu calon penumpang kepada pedagang koran di peron (jalur) 3, Stasiun Bogor, Senin (1/4/2013) pagi.
"Ini kereta pertama pak, berangkat jam 04.00 WIB. Sekarang jadwal sudah berubah dimajukan setengah jam, kalau mau ini dua lembar jadwal perjalanan kereta Rp1.000," ujar pedagang koran di dalam Stasiun Bogor.
Entah pedagang tersebut mendapat jadwal perjalanan KRL dari mana, mestinya, menurut Andri (25) warga Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, selebaran tersebut dibagikan secara gratis.
"Apalagi ini perubahan jadwal kurang sosialisasi. Buktinya masih banyak calon penumpang yang menanyakan kepada petugas keamanan stasiun. Harusnya sosialisasi gencar baik melalui media maupun selebaran," katanya.
Meski demikian, penjualan selebaran perubahan jadwal perjalanan KRL itu banyak diminati calon penumpang.
"Wah bagus ini, mau dong saya, nanti foto copy ya, soalnya penting ini saya hanya seminggu sekali pakai kereta jadi harus tahu jadwal perjalanan," ungkap Amri (25), warga Gunung Batu, Bogor Barat, Kota Bogor kepada temannya yang membeli jadwal perjalanan KRL.
Sementara itu, tak sedikit calon penumpang asal Bogor yang setiap harinya menggunakan jasa transportasi massal ini senang, dengan adanya perubahan jadwal KRL Commuterline lebih awal.
"Bagus ini, jadi bisa sampai kantor lebih awal, karena lihatlah saja nggak sedikit penumpang yang naik KRL commuterline pemberangkatan pertama. Tapi harusnya jadwal dibagikan secara gratis oleh PT KAI, bukan dijual lewat pedagang koran," katanya.
(stb)