DPD I Demokrat Malut lawan SBY

Jum'at, 29 Maret 2013 - 15:37 WIB
DPD I Demokrat Malut...
DPD I Demokrat Malut lawan SBY
A A A
Sindonews.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Demokrat (PD) Maluku Utara (Malut) melawan keputusan Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhyono (SBY) yang mengeluarkan rekomendasi kepada cagub dan cawagub pada pemilukada Gubernur Malut 1 Juli 2013 mendatang.

Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD I Partai Demokrat Malut Juanda Bakar menilai, keputusan Majelis Tinggi yang di pimpin SBY, merekomendasikan Muhajir Albar dan Sahrin Hamid sebagai cagub dan cawagub Malut adalah keputusan yang salah dan keputusan yang menabrak mekanisme partai.

Menurutnya, mekanisme Partai Demokrat dalam memutuskan pilihan terhadap kepala daerah harusnya mengacuh pada hasil survei.

"Sementara rekomendasi Majelis Tinggi yang di pimpin SBY kepada Muhajir dan Sahrin tidak berdasarkan mekanisme. Pasalnya survei untuk Muhajir dan Sahrin sangat rendah dari semua kandidat," kata Juanda dalam pesan singgatnya kepada Sindonews, Jumat (29/3/2013).

Juanda menegaskan, bukan wajib dan hukumnya bagi kader, pengurus Partai Demokrat untuk mendukung Muhajid Albar dan Sahrin Hamid yang di putuskan oleh Majelis Tinggi di pimpin SBY itu.

"Saya berpendapat Partai Demokrat melakukan pembohongan publik. Di Awal pendaftaran penjaringan cagub dan cawagub, DPD I Partai Demokrat Malut telah membuat pernyataan kepada masyarakat, bahwa keputusan rekomendasi dan dukungan Partai Demokrat itu mengacu pada hasil survei. Sementara Muhajir Albar dan Sahrin Hamid surveinya sangat rendah," terangnya.

Pernyataan keras yang disampaikan Juanda ini menyusul dikeluarkannya rekomendasi Majelis Tinggi Demoktar yang dipimpin SBY mengusung Muhajir Albar dan Sahrin Hamid sebagai pasangan cagub dan cawagub Malut yang akan dihelat 01 Juli 2013 mendatang.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD I Partai Demokrat Maluku Utara (Malut) Dr Hendra Karianga menegaskan, keputusan Majelis Tinggi DPP yang dipimpin langsung SBY adalah keputusan final sesuai dengan aturan Partai Demokrat.

"Saya kira statemen Juanda Bakar tersebut sangat keliru dan sangat melecehkan ketua Majelis Tinggi Pak SBY. Pasalnya, apa yang sudah diputuskan oleh Majelis Tinggi yang diketuai oleh SBY merupakan keputusan tertinggi yang berlaku di Partai. Untuk pilkada Malut, Demokrat sudah ada rekomendasi untuk Muhajir Albar dan Sahrin Hamid. itu sudah fainal. Tidak bisa dan tidak ada yang mengatakan keputusan Majelis Tinggi PD keliru dan pembohongan publik," jelasnya.

Hendra menambahkan, apa yang disampaikan Juanda itu keliru dan tidak mengerti apa yang berlaku di Demoktar.

"Apa yang suda di putuskan oleh Majelis Tinggi itu merupakan kajian-kajian objektif dan komprehensif. Oleh sebab itu keputusan itu wajib didukung. Kan sudah ada Pakta Integritas yang sudah ditandatangani oleh seluruh kader Demokrat, dan didalamnnya adalah tunduk dan patuh kepada aturan partai.

Maka itu, Hendra meminta agar Juanda Juanda legowo dan tunduk apa yang sudah diputuskan Partai.
(rsa)
Berita Terkait
Pilkada Maluku dan Maluku...
Pilkada Maluku dan Maluku Utara, Megawati Bangga PDIP Menang di Tidore
Husain Alting Sjah:...
Husain Alting Sjah: Pilkada adalah Pertaruhan Menyelamatkan Harkat dan Martabat Rakyat
Relawan Prabowo Dorong...
Relawan Prabowo Dorong Golkar dan Gerindra Usung Sultan Tidore-Aliong
Terpilih di Pilkada...
Terpilih di Pilkada Toraja Utara, Ombas Malah Ingin Tinggalkan Demokrat
Demokrat Resmi Usung...
Demokrat Resmi Usung Yohanis-Frederik Victor di Pilkada Toraja Utara
Penantang Petahana di...
Penantang Petahana di Toraja Utara Yakin Diusung 4 Parpol
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
2 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
3 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
4 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
6 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
6 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved