Petani dilarang menggali tanah lebih dari 1 meter
Jum'at, 29 Maret 2013 - 14:09 WIB
Petani dilarang menggali tanah lebih dari 1 meter
A
A
A
Sindonews.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau kepada para petani di sekitar Kawah Timbang, Banjarnegara, Jawa Tengah, untuk tidak menggali tanah lebih dari kedalaman satu meter.
Pengamat Gunung Api PVMBG Zainudin menyatakan, hal tersebut terkait ancaman gas beracun yang sewaktu-waktu bisa keluar dari rekahan tanah.
"Hal ini menyangkut keselamatan jiwa petani dari ancaman gas beracun," jelas Zainudin kepada wartawan, Jumat (29/3/2013).
Menurut Zainudin, aktivitas tersebut berlaku dalam jarak sekira satu kilometer dari lokasi Kawa Timbang. Karena dikhawatirkan, ada gas yang terjebak di dalam tanah dan bisa keluar saat para petani melakukan penggalian.
"Kami harap semua petani mendegarkan dan bisa mematuhi aturan yang telah kita tetapkan. Ini demi keselamatan mereka," jelasnya.
Saat ini, luncuran gas beracun di Kawah Timbang masihmengarah ke Selatan dengan jarak luncur sekira 300 meter. Sementara asap putih masih terus membumbung hingga ketinggian 150 meter.
Pengamat Gunung Api PVMBG Zainudin menyatakan, hal tersebut terkait ancaman gas beracun yang sewaktu-waktu bisa keluar dari rekahan tanah.
"Hal ini menyangkut keselamatan jiwa petani dari ancaman gas beracun," jelas Zainudin kepada wartawan, Jumat (29/3/2013).
Menurut Zainudin, aktivitas tersebut berlaku dalam jarak sekira satu kilometer dari lokasi Kawa Timbang. Karena dikhawatirkan, ada gas yang terjebak di dalam tanah dan bisa keluar saat para petani melakukan penggalian.
"Kami harap semua petani mendegarkan dan bisa mematuhi aturan yang telah kita tetapkan. Ini demi keselamatan mereka," jelasnya.
Saat ini, luncuran gas beracun di Kawah Timbang masihmengarah ke Selatan dengan jarak luncur sekira 300 meter. Sementara asap putih masih terus membumbung hingga ketinggian 150 meter.
(rsa)