Ombudsman apresiasi Posko Tol Cijago

Senin, 27 Mei 2013 - 14:17 WIB
Ombudsman apresiasi...
Ombudsman apresiasi Posko Tol Cijago
A A A
Sindonews.com – Lembaga negara pengawas pelayanan publik Ombudsman RI, memantau kegiatan yang berlangsung di posko pembebasan lahan Tol Cinere–Jagorawi (Cijago), untuk memastikan proses pemberian informasi kepada masyarakat berlangsung transparan.

Menurut rencana, pelaksanaan pemantauan itu akan dilaksanakan besok, Selasa (28/5/2013) di Kantor Kelurahan Kukusan, Beji.

Ombudsman Bidang Pencegahan Hendra Nurtjahjo mengatakan, mengapresiasi langkah pendirian posko yang akan dibuka setiap hari bagi masyarakat, yang tinggal di area pendirian Tol Cijago.

Langkah tersebut, menurut dia, bisa menjadi jalan keluar yang baik ditengah perselisihan kompensasi harga lahan, antara masyarakat dengan pemerintah.

“Masyarakat seyogyanya dapat hadir di posko tersebut, untuk memperoleh informasi sebanyak-banyaknya terkait proses pembebasan lahan, termasuk penetapan harga di masing-masing zona,” ungkap Hendra dalam rilis kepada wartawan saat menerima kedatangan Tim Pengadaan Tanah (TPT) Tol Cijago, di Kantor Ombudsman RI, Senin (27/05/2013).

Dalam hal ini, jelas Hendra, keberadaan posko itu menjadi bentuk transparansi yang penting dilaksanakan dalam mekanisme pelayanan publik. Untuk itu, Ombudsman RI akan memonitor kegiatan di posko tersebut, guna memastikan pemberian informasi di sana berlangsung secara jelas dan terbuka.

“Lebih baik lagi jika petugas posko menampilkan gambar zonasi yang memuat enam zona beserta harga tanahnya sehingga masyarakat dapat menanyakan segala hal dengan jelas,” papar Hendra.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TPT, Sugandhi mengaku optimis, pendirian posko itu dapat menyelesaikan perselisihan paham yang tengah terjadi. Dalam waktu dekat, ujar dia, persoalan pembebasan lahan untuk Tol Cijago akan selesai.

“Semoga saja pendirian posko ini menjadi solusi yang terbaik,” papar Sugandhi.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu, Ombudsman RI menawarkan proses mediasi bilamana pendirian posko juga belum dapat meredam perselisihan paham yang terjadi.

“Mediasi, dalam hal ini, akan menekankan pada pemaparan mengenai pertimbangan penerapan zonasi dan penentuan harga tanahnya. Itu pun bilamana terjadi deadlock kembali pasca pendirian posko,” jelas Hendra.
(stb)
Berita Terkait
Butuh Bayar Kontrakan...
Butuh Bayar Kontrakan dan Makan, Puluhan Warga Korban Gusuran di Tangerang Ngecrek di Jalan
Ditinggal Warga Yasinan,...
Ditinggal Warga Yasinan, Posko Korban Gusuran Dirobohkan Tengah Malam
Ibunya Jadi Korban Gusuran...
Ibunya Jadi Korban Gusuran Tol Semarang-Demak, Guru Besar UT Jakarta Tulis Surat Keberatan
Pria China Menolak Digusur...
Pria China Menolak Digusur dengan Tawaran Rp3,5 Miliar, Kini Menyesal Rumahnya Dikepung Jalan Tol
Banjir 80 Cm, Pintu...
Banjir 80 Cm, Pintu Tol Bitung Tangerang Ditutup Sementara
Kota Mandiri di Tangerang...
Kota Mandiri di Tangerang Bangun Akses Langsung ke Tol Jakarta-Merak
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
1 jam yang lalu
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
1 jam yang lalu
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
2 jam yang lalu
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
3 jam yang lalu
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
3 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
4 jam yang lalu
Infografis
3 Ruas Tol Fungsional...
3 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved