Penyerbu Lapas Cebongan, Densus 88 perlu diturunkan

Selasa, 26 Maret 2013 - 11:20 WIB
Penyerbu Lapas Cebongan,...
Penyerbu Lapas Cebongan, Densus 88 perlu diturunkan
A A A
Sindonews.com - Indonesia Police Watch (IPW) menilai Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror perlu diturunkan untuk memburu belasan anggota pasukan siluman yang menyerbu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta, yang menembak empat tahanan di dalam Lapas itu hingga tewas.

"Kecepatan untuk memburu, menangkap, dan mengungkapkan kasus ini sangat diperlukan. Agar masyarakat merasa nyaman dan tidak berada di bawah bayang-bayang ketakutan akibat teror penyerbuan tersebut," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane melalui siaran persnya yang diterima Sindonews, Selasa (26/3/2013).

Menurutnya, hal itu penting agar ada kepastian hukum di negeri ini, sehingga pihak-pihak tertentu tidak seenaknya membunuh orang yang tidak disukainya, meski orang tersebut sudah ditahan.

Maka itu, dia menilai, hal ini sangat mudah bagi Polri untuk mengungkap kasus penyerangan ke Lapas Sleman. Sebab elit-elite TNI sudah memastikan bahwa tidak ada oknum TNI yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Dengan demikian Polri tidak perlu 'ewuh pakewuh' lagi untuk segera memburu dan menangkap pelaku penyerangan. Dalam mengungkap kasus ini Polri pun tak perlu melibatkan TNI karena oknum TNI tidak terlibat," pintanya.

Menurut Neta, selama ini Densus 88 sangat piawai dalam memburu, menangkap dan mengungkap kasus-kasus terorisme. Untuk itu Polri perlu segera menugaskan Densus 88 dalam menangani kasus Lapas Cebongan di Sleman.

"Sikap profesional Densus 88 tentu dipertaruhkan dalam menuntaskan kasus yang sudah mendapat perhatian internasional ini," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
9 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
10 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
16 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
18 jam yang lalu
Infografis
Perlu Diwaspadai, Ini...
Perlu Diwaspadai, Ini 15 Tanda Tubuh Kelebihan Kafein
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved