Buntut blokir jalan, kondisi Cijulang-Cimerak mencekam

Jum'at, 22 Maret 2013 - 17:23 WIB
Buntut blokir jalan,...
Buntut blokir jalan, kondisi Cijulang-Cimerak mencekam
A A A
Sindonews.com - Buntut dari aksi blokade warga terhadap truk besi yang melintas di Jalan Cijulang-Cimerak, Kabupaten Ciamis sempat memanas hingga Jumat (22/3/2013) dinihari tadi.

Dari informasi yang dihimpun, suasana mencekam berlangusng pasca ratusan warga Cijulang melakukan aksi blokade jalan di sekitar Objek Wisata Green Canyon. Selain konsentrasi massa jauh lebih banyak, sejumlah warga juga melampiaskan kekesalan dengan membakar ban bekas di tengah jalan.

Suasana mencekam terjadi, saat muncul informasi telah terjadi konsentrasi massa serupa di kawasan Cimerak, Ciamis. Diduga konsentrasi massa tersebut merupakan massa pendukung pengusaha truk pasir besi.

Disebutkan, massa pendukung pengusaha pasir besi juga melakukan pencegatan terhadap sejumlah truk angkutan kayu yang melintas. Mereka menuding kerusakan jalan bukan hanya akibat pasir besi, tapi truk bermuatan kayu dan gula juga harus ikut bertangungjawab.

Informasi itu memancing kemarahan ratusan massa yang semula berkumpul di terminal Grand Canyon. Mereka langsung menggelar konvoi melakukan sweeping truk pasir besi menuju jalan Cimerak menggunakan puluhan sepeda motor.
Bahkan, dilaporkan dalam aksi tersebut satu buah truk pasir besi Nopol BG 9047 T menjadi sasaran kemarahan warga. Bagian kaca spion truk pasir besi rusak dalam kondisi pecah, bagian pintu juga penyok akibat dilempar benda keras.

Ayi Topati (36) warga Cijulang, Ciamis membenarkan, jumlah massa aksi blokade jalan yang terjadi di Cijulang, Ciamis menjelang malam semakin membludak. Sampai pukul 21.00 WIB, sedikitnya 1.500 warga berkumpul di Cijulang untuk mencegat setiap truk pasir besi yang melintas.

“Penambahan konsentrasi massa ini, juga ditambah turunya para pekerja kayu dan gula ikut bergabung dengan warga, menyusul aksi pencegatan yang dilakukan massa para pendukung pasir besi,” terang Ayi.

Padahal, lanjut Ayi, apa yang dilakukan warga Cijulang hanya sebatas ekpresi kekesalan akibat kondisi jalan yang rusak.

“Kami berkumpul, tidak ada yang mengomando. Tidak ada koordinator aksi. Kami turun ke jalan juga tidak bermaksud menganggu kepentingan siapapun,” terang Ayi.

Salah seorang pengurus Pasir Besi Mumuh (42) menerangkan, sebenarnya permasalahan kondisi jalan Cijulang-Cimerak bisa diselesaikan dengan cara musyawarah.

Mumuh mengatakan, ia datang bersama pengurus lain ke Cijulang untuk berunding dengan pihak warga, bukan untuk menadingi kekuatan massa. Namun pada waktu itu, dia belum bisa bertemu warga.

“Pihak kami sudah bersedia untuk mengurug sepanjang jalan yang rusak, tapi itikad baik saya belum bisa bertemu dengan warga,” kata Mumuh.
(ysw)
Berita Terkait
Ratusan Warga Konawe...
Ratusan Warga Konawe Bentrok di Perusahaan Tambang, 1 Terluka
Kurang Perhatian, Warga...
Kurang Perhatian, Warga Cikarang Demo PT NT Indonesia
Tidak Mau Sosialisasi...
Tidak Mau Sosialisasi dengan Warga, Dukuh Catur Surawan Dilengserkan Paksa
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Viral! Warga Muratara...
Viral! Warga Muratara Nangkap Ikan di Jalan Penuh Kubangan Lumpur
Warga Perumahan Cluster...
Warga Perumahan Cluster Grand Alifia Pasang Spanduk Protes
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
55 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
Harta Kekayaan Ivan...
Harta Kekayaan Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK yang Blokir Rekening Nganggur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved