Perbulan, Depok pungut retribusi USD100 kepada WNA

Jum'at, 15 Maret 2013 - 11:07 WIB
Perbulan, Depok pungut...
Perbulan, Depok pungut retribusi USD100 kepada WNA
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Depok diminta mengkaji ulang untuk menarik retribusi kepada Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal dan bekerja di Kota Depok. Sebab jika hal itu diberlakukan, maka tidak menutup kemungkinan investor akan lari dari Depok.

Pemkot dan DPRD Depok tengah menggodok aturan retribusi sebesar USD100 per bulan bagi tenaga kerja asing di Depok. Diantaranya rata-rata bekerja sebagai pemilik perusahaan, dosen, dan konsultan.

"Saya kira Pemkot Depok dan DPRD Kota Depok harus berpikir ulang untuk membuat perda retribusi tenaga kerja asing. Bisa jadi investasi di Depok akan berkurang dan investor pun enggan menanamkan modalnya ke Depok," kata Kepala Tata Usaha Imigrasi Kota Depok, Ahmad Zaini, Jumat (15/3/2013).

Zaini menyatakan, Pemkot Depok dipersilahkan memungut retribusi kepada WNA untuk meningkatkan pendapatan. Namun perlu diketahui juga bahwa WNA sudah dipungut pajak orang asing oleh pemerintah pusat.

Jika mereka dibebani retribusi di Depok, maka WNA itu dua kali membayar pajak. Tentunya hal itu akan memberatkan WNA. Alhasil mereka pun tak mau bekerja di Depok.

Zaini menambahkan, bahwa sebagai instansi vertikal, Imigrasi Depok siap diajak bekerjasama dalam merealisasikan perda itu. Namun kerjasama itu sifatnya memberikan keterangan kepada Pemkot Depok bahwa WNA yang tinggal dan bekerja di Depok itu memiliki izin atau tidak, sedangkan yang melakukan pendataan adalah Dinas Tenaga Kerja setempat.

"Yang mempunyai wewenang tenaga kerja asing itu adalah Dinas Tenaga Kerja setempat, bukan kami," tandasnya.

Warga asing yang ada di Depok umumnya warga Korea dan Jepang. Raperda itu dibuat agar WNA yang bekerja di Depok tertib administrasi.
(san)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
Usia ke-21 Kota Depok,...
Usia ke-21 Kota Depok, Momentum Refleksi Diri
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
1 jam yang lalu
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
4 jam yang lalu
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
5 jam yang lalu
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
7 jam yang lalu
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
8 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
8 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved