Lelang jasa keamanan Pemkot diprotes

Selasa, 12 Maret 2013 - 15:37 WIB
Lelang jasa keamanan...
Lelang jasa keamanan Pemkot diprotes
A A A
Sindonews.com - Rencana pemerintah kota (Pemkot) Yogyakarta yang akan mengontrak jasa outsourching untuk mengamankan komplek balai kota dinilai sebagai tindakan pemborosan. Apalagi anggaran yang digunakan tidak sedikit yaitu Rp750 juta yang berasal dari APBD 2013.

Selain itu, alasan dengan outsourching tersebut, untuk lebih mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dalam menjalankan tugas juga dipertanyakan, terutama kinerjanya. Baik yang bertugas di balai kota maupun yang bertugas di lapangan.

“Jelas kebijakan pemkot itu pemborosan dan anggaran itu mestinya tidak perlu ada,” tandas Direktur Yogyakarta Government Watch (YCW) Dadang Iskandar, Selasa (12/3)

Dadang menjelaskan, jika dilihat dari tugasnya, sebenarnya jumlah Satpol PP saat ini sudah mencukupi, terlebih juga ada backup dari aparat kepolisian. Bila dirasa kurang, tentunya pemkot dapat melakukan alih fungsi tugas PNS guna mengisi di bidang Satpol PP tersebut.

“Untuk hal itu, pemkot tinggal melakukan pembinaan dan pendidikan bagi PNS yang alihfungsi itu, sehingga dengan cara ini tidak perlu mengeluarkan anggaran lagi,” paparnya.

Dadang menegaskan, bila masalah ini tidak mendapatkan tanggapan Pemkot, YCW dan elemen lainnya akan mendatangi pemkot untuk menuntut pembatalan kebijakan outsourching jasa keamanan tersebut.

Kabid Satpol PP Dinas Ketertiban (Dintib) Yogyakarta Nurwidi Hartono mengatakan apa yang telah instasinya lakukan tersebut sudah sesuai dengan standar opersional prosedual (SOP), baik kajian maupun penganggarannya.

Selain itu, untuk pengamanan balai kota sendiri, bukan hanya pada keamanan kendaraan, namun juga keamanan internal, sebab di komplek balai kota terdiri dari beberapa perkantoran, yang tentunya memerlukan penjagaan tersendiri.

“Karena itulah, maka kami memerlukan tambahan untuk keamanan internal tersebut,” dalihnya.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Lebih dari 3 Dekade,...
Lebih dari 3 Dekade, Lintasarta Andal Beri Solusi ICT bagi Pemerintah Daerah
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Pakta Keamanan Rusia...
Pakta Keamanan Rusia dan Iran Akan Guncang Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved