Suku Tengger rayakan Tawur Kasanga

Senin, 11 Maret 2013 - 21:07 WIB
Suku Tengger rayakan...
Suku Tengger rayakan Tawur Kasanga
A A A
RIBUAN umat Hindu Tengger yang bermukim dilereng Gunung Bromo merayakan tawur agung kasanga untuk menyambut tahun baru Saka 1935. Tawur agung kasanga yang merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi diawali dengan kirap ogoh-ogoh di lapangan Desa Tosari Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan.

Sebanyak 42 ogoh-ogoh berbagai bentuk yang melambangkan berbagai sifat angkara murka diarak dari sejumlah desa di Kecamatan Tutur, Puspo dan Tosari menuju lapangan Desa Tosari.

Ribuan umat Hindu Tengger yang dipimpin pendeta menggelar upacara Pencaruhan Agung. Ritual ini merupakan upaya membersihkan diri dari pengaruh jahat baik dari diri manusia itu sendiri maupun pengaruh jahat alam.

Menurut Pandhita Dukun Eko Warnoto, perayaan tawur agung kasanga ini selain memohon kebahagian bagi umat Hindu dan sekaligus sebagai upaya untuk memohon kepada Tuhan agar bangsa Indonesia diberikan rasa aman tentram. Sementara ogoh-ogoh yang diarak adalah simbol dari sifat dan pengaruh jahat.

"Ogoh-ogoh ini melambangkan dari sifat dan pengaruh jahat yang diwujudkan dalam berbagai bentuk raksasa butakala. Setelah diarak keliling desa, ogoh-ogoh ini dibakar didepan masing-masing pura," kata Eko Warnoto, Senin (11/3/2013).

Di kawasan Tengger, terdapat 32 pura yang tersebar di Kecamatan Tosari, Puspo dan Tutur. Dalam merayakan Hari Raya Nyepi, umat Hindu menjalani empat pantangan, yakni amati geni (api), amati lelungan (bepergian), amati karya (bekerja) dan amati lelanguan (keindahan).

"Umat Hindu harus menjauhkan diri dari empat pantangan tersebut. Selama sehari, umat hanya diperkenankan untuk melakukan tapa, brata, yoga dan samadi. Maknanya adalah tidak bergerak seenaknya, mengendalikan diri, dan menyatukan diri dengan Tuhan. Dengan melakukan tindakan ini, umat Hindu akan dijauhkan dari marabahaya," katanya.

Sementara itu, selama umat Hindu merayakan Hari raya Nyepi, kawasan wisata Gunung Bromo ditutup. Ketua Koperasi Wisata Bromo Tengger Sejahtera, Trisno Sudigdo, mengimbau agar para wisatawan untuk menunda dulu jika akan berwisata ke Gunung Bromo. Kawasan wisata ini akan ditutup sejak dikawasan Desa Wonokitri, gerbang menuju Gunung Bromo dari arah Tosari.
(ysw)
Berita Terkait
Mengejar Pertumbuhan...
Mengejar Pertumbuhan Nasabah Baru, MotionBanking Menerapkan Fully Biometric Digital Onboarding
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
3 Edisi Khusus GR Supra...
3 Edisi Khusus GR Supra GT4 untuk Rayakan 100 Unit Produksi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved