Tjin Ton Khim akan dipindah ke RS Polri
Selasa, 12 Maret 2013 - 07:35 WIB
Tjin Ton Khim akan dipindah ke RS Polri
A
A
A
Sindonews.com - Tjin Ton Khim (56), kakek yang tega menusuk cucunya Faustin (2), dan anaknya Kevin Tantowi (14), saat ini masih terbaring lemas karena usahanya yang gagal melakukan aksi bunuh diri. Rencananya, dia akan dipindah dari dari RS Husada ke RS Polri Keramat Jati.
"Tersangka memang rencananya mau kita pindahkan ke RS Polri Keramat Jati. Namun tersangka dan korban (anak dan cucunya) masih dirawat intensif tim medis berkaitan dengan luka tusuk di tubuhnya," kata Kapolsek Metro Pademangan Kompol Susatyo saat dihubungi Sindonews, Selasa (12/3/2013).
Dia mengatakan, tersangka dan kedua korban telah menjalani operasi. Bahkan satu diantaranya ada yang terpaksa dipotong ususnya akibat luka tusukan. Hingga kini, penyidik masih menunggu kondisi kesehatan tersangka membaik agar bisa dipindahkan dan mulai diperiksa.
"Sampai saat ini belum ada yang bisa kita mintai keterangan perihal alasan penusukan yang dilakukan tersangka. Karena, baik tersangka maupun korban masih menjalani perawatan. Kita masih menunggu sampai kondisi mereka pulih," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tjin Ton Khim (56) tega menusuk anaknya anak dan cucunya saat mereka bermain di rumahnya, Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara. Aksi brutal pelaku, diduga dilatar belakangi rasa cemburunya terhadap sang istri Tjin Ton Khim yang dia sangka bermain "gila" di belakangnya.
Usai menganiaya anggota keluarganya itu, pelaku kemudian berniat mengahabisi nyawanya dengan menusukan pisau ke tubuhnya. Akibat kejadian tersebut, pelaku beserta anak dan cucunya dilarikan ke RS Husada.
"Tersangka memang rencananya mau kita pindahkan ke RS Polri Keramat Jati. Namun tersangka dan korban (anak dan cucunya) masih dirawat intensif tim medis berkaitan dengan luka tusuk di tubuhnya," kata Kapolsek Metro Pademangan Kompol Susatyo saat dihubungi Sindonews, Selasa (12/3/2013).
Dia mengatakan, tersangka dan kedua korban telah menjalani operasi. Bahkan satu diantaranya ada yang terpaksa dipotong ususnya akibat luka tusukan. Hingga kini, penyidik masih menunggu kondisi kesehatan tersangka membaik agar bisa dipindahkan dan mulai diperiksa.
"Sampai saat ini belum ada yang bisa kita mintai keterangan perihal alasan penusukan yang dilakukan tersangka. Karena, baik tersangka maupun korban masih menjalani perawatan. Kita masih menunggu sampai kondisi mereka pulih," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tjin Ton Khim (56) tega menusuk anaknya anak dan cucunya saat mereka bermain di rumahnya, Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara. Aksi brutal pelaku, diduga dilatar belakangi rasa cemburunya terhadap sang istri Tjin Ton Khim yang dia sangka bermain "gila" di belakangnya.
Usai menganiaya anggota keluarganya itu, pelaku kemudian berniat mengahabisi nyawanya dengan menusukan pisau ke tubuhnya. Akibat kejadian tersebut, pelaku beserta anak dan cucunya dilarikan ke RS Husada.
(san)