Sri Wahyuni kini butuh bantuan untuk pulang

Rabu, 27 Februari 2013 - 14:23 WIB
Sri Wahyuni kini butuh...
Sri Wahyuni kini butuh bantuan untuk pulang
A A A
Sindonews.com – Setelah lolos dari hukuman potong tangan karena dituduh mencuri, Sri Wahyuni TKI asal Kabupaten bantul kini harus dihadapkan pada masalah pemulangannya.

Hingga kini, Sri Wahyuni masih tinggal tinggal di Mess Konsulat RI di Jedah karena tidak ada biaya untuk pulang ke Bantul. Diprediksi, Sri Wahyuni butuh dana sekira Rp8 juta. Rinciannya untuk tiket pesawat Rp4 juta dan denda Rp4 juta karena tidak memiliki izin selama tiga tahun tinggal di Arab Saudi.

Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) DIY kini terus berupaya menggalang dana untuk kepulangan Yuni.

“Dari koordinasi sementara dengan Disnaker Bantul kita akan ajukan ke Bupati Bantul, nanti kalau masih kurang kita akan coba ke Gubernur,” jelas Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI DIY Diah Andarini, Rabu (28/2/2013).

Dari perhitungan sementara yang dilakukan, diperkirakan untuk membawa pulang Sri Wahyuni dari Jedah, dibutuhkan dana sekira Rp8 juta. Termasuk denda yang harus ditanggung karena tidak adanya izin tinggal atau fiskal.

“Denda iqomah ini karena Sri tidak memiliki izin tinggal selama tiga tahun terakhir di Arab,” tambahnya.

Mengenai rencana membawa pulang Diah mengaku belum bisa memastikan. Hingga kemarin BP3TKI tidak dapat berbuat banyak dan hanya bisa menunggu perkembangan informasi dari Konsulat di Saudi Arabia.

Saat ini disebutkannya, Konsulat masih menelusuri persoalan administrasi izin tinggal tersebut.

Sebelumnya seorang TKI asal Bantul bernsama Sri Wahyuni harus berhadapan dengan hukum di Saudi Arabia karena tuduhan mencuri.

Melalui proses hukum yang berlaku, Sri akhirnya lolos dari ancaman hukuman potong tangan. Namun demikian upaya untuk membawa pulang masih terkendala dana. Hingga kini Sri Wahyuni diketahui ada di mes Konsulat RI di Jedah.
(ysw)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
26 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
44 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
52 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved