Pasien KJS butuh rawat cepat, hubungi 119

Selasa, 26 Februari 2013 - 10:04 WIB
Pasien KJS butuh rawat...
Pasien KJS butuh rawat cepat, hubungi 119
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belajar banyak dari kasus bayi kembar yang tewas ditolak rumah sakit, karena penuhnya ruang perawatan di rumah sakit rujukan. Pelajaran yang dapat ditarik, diantaranya adalah dengan menerapkan sistem online.

Kini, pasien tidak mampu pemegang Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang butuh pelayanan kesehatan cepat, tidak perlu mengulang kasus yang dialami pasangan bayi kembar Dera Nur Anggraini. Karena, sudah ada pelayanan ambulans dengan nomor 119. Dengan menghubungi nomor tersebut, warga bisa langsung menanyakan ruang rumah sakit yang kosong.

"Mekanismenya sederhana saja, semua ambulans kita ada nomor 119. Jadi ambulans mau kirim atau apa, perlu RS rujuk kemanapun, dia sudah bisa tahu. RS mana yang ada kelas III kosong dan terdekat di mana," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama, di Balai Kota DKI, Selasa (26/2/2013).

Ditambahkan dia, ambulans dengan nomor 119, nantinya akan menggunakan sistem online. Jadi, untuk mempermudah masyarakat agar mengetahui rumah sakit mana yang ada kelas III-nya.

"Jadi tidak ada lagi saya nyari-nyari satu, jadi semua orang sudah tahu. Nah ini nanti kita akan publish online, jadi semua orang bisa lihat RS kelas III mana yang kosong. Jadi ini bukan rahasia, ini milik bersama kok," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahok banyak mewacanakan mengenai pelayanan sistem online bagi instansi-instansi pelayanan publik milik Pemprov DKI, termasuk rumah sakit.

Dia menjelaskan, dengan adanya sistem online, maka akan merubah sistem pelayanan publik, bahwa informasi mengenai pelayanan publik bisa diakses kapan saja dan di mana saja. "Ini kan bagus, orang bisa dapat kapan saja informasi itu," terangnya.
(san)
Berita Terkait
Puluhan KIS Milik Warga...
Puluhan KIS Milik Warga Bumiharjo Jepara Ditemukan di Tempat Rongsok
Ratusan KIS Ditemukan...
Ratusan KIS Ditemukan di Tempat Sampah Halaman Puskesmas Herlang
Kader JKN, Pejuang Keberlangsungan...
Kader JKN, Pejuang Keberlangsungan Jaminan Kesehatan Nasional
Reses di Kelurahan Kunjung...
Reses di Kelurahan Kunjung Mae, Kartini Dicurhati Warga Soal KIS dan KIP
Anggota DPR Sebut Kartu...
Anggota DPR Sebut Kartu Sakti Jokowi Percepat Pengembangan SDM
Program KIS Bantu Ibu...
Program KIS Bantu Ibu Hamil Tak Pusing Lagi Biaya Persalinan
Berita Terkini
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
34 menit yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
1 jam yang lalu
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
1 jam yang lalu
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
2 jam yang lalu
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
3 jam yang lalu
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
3 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved